LANGKAR.ID ,Banjarmasin – Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan menyoroti minimnya anggaran yang dikelola Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan pada 2026. Anggaran yang hanya sekitar Rp69 miliar dinilai terlalu kecil untuk menjalankan berbagai program sosial yang langsung menyentuh masyarakat.
Sorotan itu muncul dalam rapat pembahasan pelaksanaan program kerja Dinas Sosial Provinsi Kalimantan SelatanTahun Anggaran 2026 di Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarmasin, Rabu (4/3).
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, mengaku prihatin dengan pagu anggaran tersebut. Menurutnya, besaran anggaran itu tidak sebanding dengan banyaknya program sosial yang harus dijalankan untuk membantu masyarakat.
“Ini menjadi perhatian kami di Komisi IV. Nanti akan kami perjuangkan dalam pembahasan anggaran, baik anggaran reguler maupun perubahan, terutama untuk program sosial kemanusiaan yang langsung menyentuh masyarakat,” kata Gusti Iskandar Sukma Alamsyah.
Politikus Partai Golongan Karya itu menegaskan, efisiensi anggaran sebaiknya tidak menyasar program sosial kemanusiaan. Menurutnya, penghematan bisa dilakukan pada kegiatan yang bersifat seremonial.
“Kalau efisiensi untuk kegiatan seremonial silakan saja. Tapi untuk program sosial kemanusiaan jangan sampai dikurangi karena ini kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Sebagai Ketua Palang Merah Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, ia menilai program kemanusiaan sangat penting bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial.
Ke depan, mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia itu berharap Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan dapat memetakan kebutuhan dasar masyarakat Kalsel secara lebih rinci, termasuk kebutuhan anggaran yang diperlukan.
Ia menegaskan, DPRD akan terus mendorong penguatan program sosial di tengah kondisi angka kemiskinan di Kalimantan Selatan yang masih menjadi perhatian.
“Dengan data kemiskinan yang cukup memprihatinkan, program sosial kemanusiaan ini harus tetap menjadi prioritas,” pungkas Gusti Iskandar Sukma Alamsyah. (L212)

