LANGKAR.ID,BANJARMASIN – Kecepatan bukan satu-satunya ukuran wartawan profesional. Akurasi, verifikasi, keberimbangan dan kepatuhan terhadap kode etik menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap media.
Hal tersebut menjadi fokus dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Selatan (Kalsel) di Balai Kota Banjarmasin, 8-9 Agustus 2026.
Sebanyak 32 wartawan dari sejumlah media di Kalimantan Selatan mengikuti rangkaian UKW selama dua hari. Kegiatan ini mendapat dukungan dari Bank Kalsel sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pers.
Ketua SMSI Kalsel Anang Fadillah mengatakan perkembangan media digital membuat tuntutan terhadap wartawan semakin tinggi.
Wartawan tidak hanya dituntut menyampaikan informasi dengan cepat, tetapi juga harus mampu memastikan berita yang dipublikasikan akurat, berimbang dan telah melalui proses verifikasi.
“UKW menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan. Kami berharap para peserta dapat mengikuti seluruh tahapan dengan baik sehingga mampu meningkatkan kompetensi dan menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Anang, Minggu (9/8/2026).
Menurutnya, UKW menjadi salah satu sarana untuk mengukur sekaligus meningkatkan kemampuan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik sesuai standar profesi.
Selama dua hari, para peserta menjalani berbagai tahapan uji kompetensi untuk mengukur kemampuan dan pemahaman mereka terhadap tugas jurnalistik.
Anang juga mengapresiasi dukungan Bank Kalsel terhadap pelaksanaan UKW tersebut.
Menurutnya, dukungan dunia usaha terhadap peningkatan kompetensi insan pers menunjukkan adanya sinergi dalam membangun ekosistem media yang sehat dan profesional.
“Dukungan Bank Kalsel terhadap UKW yang digelar SMSI Kalsel diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pers di Kalsel. Sinergi ini sekaligus menjadi komitmen bersama dalam membangun ekosistem media yang profesional, sehat, dan bertanggung jawab,” katanya.
Wartawan Dituntut Makin Adaptif
Perkembangan teknologi digital membuat industri media mengalami perubahan yang cepat. Informasi kini dapat tersebar dalam hitungan detik melalui berbagai platform.
Kondisi tersebut menuntut wartawan untuk terus meningkatkan kemampuan. Kecepatan menyampaikan informasi harus berjalan beriringan dengan akurasi dan tanggung jawab jurnalistik.
Melalui UKW, wartawan diharapkan semakin memahami tugas dan tanggung jawab profesinya, menerapkan prinsip pemberitaan yang benar serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.
Pers yang profesional juga diharapkan mampu menghadirkan informasi yang tidak hanya cepat, tetapi akurat, edukatif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kompetensi wartawan menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap media, terutama di tengah derasnya arus informasi dan maraknya penyebaran informasi yang belum terverifikasi.
Anang mengatakan peningkatan kompetensi wartawan perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan berbagai pihak.
“Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Bank Kalsel, SMSI Kalsel berharap peningkatan kompetensi wartawan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga melahirkan insan pers yang profesional dan mampu menjalankan tugas jurnalistik sesuai standar serta kode etik yang berlaku,” pungkasnya. (L212)

