BerandaAdvertorialBanua Competition 2026 Dibuka, Gubernur Kalsel: Anak Muda Tak Cukup Cuma Pintar

Banua Competition 2026 Dibuka, Gubernur Kalsel: Anak Muda Tak Cukup Cuma Pintar

LANGKAR.ID,Banjarmasin – Persaingan generasi muda untuk meraih pendidikan dan masa depan semakin ketat. Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Muhidin pun mendorong pelajar di Banua tak hanya mengandalkan kemampuan akademik, tetapi juga membangun mental tangguh dan daya saing.

Pesan itu disampaikan Gubernur Muhidin melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Rusma Khazairin, saat membuka Banua Competition 2026 di Auditorium Prof. H. Idham Zarkasi, Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin, Kamis (3/9/2026).

Rusma mengatakan generasi muda kini menghadapi persaingan ketat untuk masuk perguruan tinggi maupun mengikuti berbagai jalur seleksi. Mulai dari Tes Kemampuan Akademik (TKA), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), sekolah kedinasan, hingga seleksi TNI dan Polri.

Jutaan anak muda, kata dia, mengejar cita-cita yang sama. Kondisi tersebut membuat kemampuan akademik saja tidak cukup.

“Anak-anak kita tidak cukup hanya menjadi pintar. Mereka juga harus memiliki ketangguhan, kedisiplinan, kepercayaan diri, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan zaman,” ujar Rusma saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel.

Karena itu, Muhidin meminta berbagai pihak terus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan menunjukkan prestasi. Salah satunya melalui kompetisi yang memberikan pengalaman langsung kepada pelajar.

Menurutnya, Banua Competition 2026 menjadi wadah bagi peserta untuk menguji kemampuan sekaligus melatih mental juang dan semangat berprestasi.

“Saya menyambut baik pelaksanaan Banua Competition 2026 ini sebagai wadah penting untuk menguji kemampuan serta membangun mental juang peserta, sehingga mereka dapat berprestasi tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” katanya.

Muhidin berharap peserta tidak sekadar mengejar kemenangan. Ia ingin setiap proses kompetisi menjadi pengalaman untuk meningkatkan kemampuan, membentuk karakter, dan menumbuhkan keberanian menghadapi tantangan.

“Semoga kompetisi ini dapat menjadi ajang untuk menguji kemampuan, membangun mental, dan menumbuhkan semangat anak-anak kita untuk terus berprestasi,” pungkasnya. (L212)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA