LANGKAR.ID ,Surabaya – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan membidangi kesejahteraan masyarakat melakukan studi komparasi ke Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur untuk mendalami pengelolaan program bantuan sosial, Senin (9/3).
Kunjungan ke Surabaya, Jawa Timur, itu dipimpin Wakil Ketua Komisi IV Gusti Iskandar Sukma Alamsyah bersama sejumlah anggota dewan. Mereka mempelajari strategi dan inovasi pemerintah daerah dalam menjalankan Program Keluarga Harapan serta program pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat.
Menurut Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, kunjungan ini menjadi kesempatan bagi DPRD Kalsel untuk menggali referensi kebijakan dalam menekan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pertemuan ini memberi banyak informasi dan masukan yang bermanfaat. Ini menjadi referensi bagi kami di Kalsel untuk melihat bagaimana upaya pengurangan kemiskinan dan pengelolaan berbagai program bantuan sosial,” ujarnya.
Program Keluarga Harapan sendiri merupakan bantuan sosial bersyarat bagi keluarga kurang mampu. Program ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan keluarga penerima manfaat agar mampu keluar dari lingkaran kemiskinan.
Selain itu, Komisi IV juga mempelajari program Bantuan Pemberdayaan Sosial Ekonomi yang diarahkan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat melalui dukungan usaha produktif, pelatihan keterampilan, hingga pendampingan pengembangan usaha kecil.
Ke depan, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah berharap program peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Selatan dapat diperkuat melalui berbagai inovasi, termasuk dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan yang beroperasi di daerah.
Rombongan Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan diterima langsung Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiana. Ia menyambut baik kunjungan tersebut dan menilai kegiatan studi komparasi menjadi sarana penting untuk berbagi pengalaman antar daerah.
“Melalui pertemuan seperti ini kita bisa saling bertukar informasi mengenai berbagai program di masing-masing daerah, sehingga bisa menjadi referensi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesejahteraan sosial bagi masyarakat,” kata Restu Novi Widiana.
Melalui kunjungan ini, DPRD Kalsel berharap praktik baik yang diterapkan di Jawa Timur dapat menjadi referensi dalam memperkuat program penanggulangan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Banua. (L212)

