LANGKAR.ID, BANJAR– Berjalan dua bulan, tujuan awalnya agar BKS dikenal, dan berkat kerja keras anak-anak hal itu terwujud. Walau ada yang sedih karena gagal juara, saya ingatkan bahwa perjuangan mereka sudah luar biasa. Kami punya beberapa catatan evaluasi untuk dimatangkan lagi saat latihan jelang putaran provinsi,” katanya.
Di kubu lawan, Pelatih Haus Soccer Banjarmasin U-13 dan U-15, Sulhan, bersyukur timnya mampu menutup turnamen dengan gelar juara. Ia menilai seluruh pemain berhasil menjalankan instruksi yang diberikan tim pelatih sepanjang kompetisi.
“Pertama tentu kita bersyukur atas hasil ini. Anak-anak sudah bisa menerapkan apa yang kita arahkan di lapangan. Walau ada sedikit kekurangan, itu wajar karena proses penyesuaian di lapangan,” ucap Sulhan.
intang Kalimantan Sukses (BKS) gagal mengangkat trofi Piala Soeratin U-15 Wilayah Banjarmasin setelah kalah dramatis lewat adu penalti. Meski begitu, skuad muda tersebut tetap pulang dengan kepala tegak karena berhasil memenuhi target utama, yakni lolos ke Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kalimantan Selatan.
Pada laga final di Green Yakin Soccer Field, Jumat (31/7/2026), BKS harus mengakui keunggulan Haus Soccer Banjarmasin dengan skor 3-4 dalam babak adu penalti setelah bermain imbang di waktu normal.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil menyerang. BKS dan Haus Soccer silih berganti menciptakan peluang, tetapi rapatnya lini pertahanan membuat skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Wasit beberapa kali mengeluarkan kartu kuning akibat kerasnya duel di lapangan.
BKS sempat membuka asa meraih gelar setelah mencetak gol lebih dulu. Namun, kemenangan yang sudah di depan mata buyar saat Haus Soccer mencetak gol penyeimbang pada masa injury time. Skor imbang memaksa pertandingan ditentukan melalui adu penalti.
Pada babak tos-tosan, para algojo Haus Soccer tampil lebih tenang. Mereka sukses menuntaskan adu penalti dengan kemenangan 4-3 sekaligus memastikan diri sebagai juara Piala Soeratin U-15 Wilayah Banjarmasin.
Meski gagal menjadi kampiun, Head Coach BKS, Rony Carvalho, tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Ia menegaskan target utama tim sejak awal bukan sekadar mengejar trofi, melainkan mengamankan tiket ke Kejuaraan Provinsi.
“Target awal kita memang melangkah ke babak berikutnya, soal juara itu rezeki. Pertandingan tadi berjalan seimbang. Sebenarnya laga sempat ada di tangan kita karena unggul duluan, tapi anak-anak sempat hilang fokus di menit akhir hingga mereka menyamakan kedudukan,” ujar Rony.
Menurutnya, pencapaian tersebut terasa istimewa karena BKS merupakan tim yang baru terbentuk sekitar dua bulan sebelum kompetisi dimulai.
“Saya sangat bahagia karena target lolos ke provinsi tercapai. Tim ini baru b
Ia memastikan timnya tidak ingin cepat puas. Menjelang Kejuaraan Provinsi, Haus Soccer akan melakukan evaluasi agar permainan semakin matang.
“Persiapan ke provinsi nanti akan kita koordinasikan lagi dengan tim pelatih lainnya. Yang pasti dari segi teknis dan taktik harus lebih ditingkatkan lagi,” pungkasnya.
Dengan hasil tersebut, Haus Soccer Banjarmasin resmi menjadi juara Piala Soeratin U-15 Wilayah Banjarmasin. Sementara Bintang Kalimantan Sukses memastikan diri sebagai runner-up sekaligus mengamankan tiket ke Kejuaraan Provinsi Kalimantan Selatan untuk melanjutkan perjuangan di level yang lebih tinggi. (L212)

