BerandaBANUABanjarmasinHUT ke-53 PAM Bandarmasih, Wali Kota Yamin Tegaskan Distribusi Air Bersih Harus...

HUT ke-53 PAM Bandarmasih, Wali Kota Yamin Tegaskan Distribusi Air Bersih Harus Merata hingga Pinggiran Kota

Langkar.id, BANJARMASIN –  HUT ke-53 PT Air Minum (PAM) Bandarmasih Banjarmasin menjadi momentum evaluasi serius terhadap layanan distribusi air bersih di Kota Seribu Sungai.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, menegaskan tidak boleh ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan air bersih, terutama di wilayah pinggiran dan terluar kota.

Peringatan HUT yang digelar Kamis (12/2/2026) di Aula Kantor PAM Bandarmasih, Jalan A. Yani Kilometer 2,5, berlangsung dalam suasana syukuran dan kegiatan sosial. Namun di balik seremoni tersebut, terselip pesan tegas dari orang nomor satu di Banjarmasin itu.

Dalam kegiatan tersebut, PAM Bandarmasih menyalurkan bantuan kepada sejumlah mushola dan panti asuhan, bantuan melalui program Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (Genota), bantuan kran air bersih siap minum, hingga program bedah rumah tidak layak huni. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada pelanggan teladan.

Bantuan dan penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Muhammad Yamin, didampingi Ketua TP PKK, jajaran komisaris, serta Direktur Utama dan direksi PAM Bandarmasih.

Meski mengapresiasi berbagai program sosial tersebut, Yamin menekankan bahwa tantangan utama perusahaan daerah ini tetap pada pemerataan distribusi air bersih.

“Saya berharap di usia 53 tahun ini, PAM Bandarmasih terus berbenah dalam pendistribusian air bersih. Saya tidak ingin mendengar masih ada warga Banjarmasin yang kesulitan mendapatkan air bersih, khususnya mereka yang berada di wilayah terluar kota,” ujarnya.

Menurut Yamin, distribusi air bersih tidak boleh hanya lancar di kawasan pusat kota. Warga di wilayah pinggiran hingga titik terujung Banjarmasin harus merasakan kualitas layanan yang sama, baik dari sisi tekanan air maupun kontinuitas pasokan.

Di sisi lain, Pemko Banjarmasin mengapresiasi program kran air bersih siap minum yang telah menjangkau sekitar 40 sekolah. Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam mendukung kesehatan siswa sekaligus mengurangi ketergantungan pada air minum kemasan.

“Ke depan, kami berharap seluruh sekolah di Banjarmasin memiliki fasilitas kran air siap minum,” tambahnya.

Sementara itu, Komisaris Utama PAM Bandarmasih, Edy Wibowo, menegaskan komitmen perusahaan untuk menjawab tantangan tersebut. Ia menyebutkan, perluasan program kran air siap minum akan terus dilakukan ke sekolah jenjang SD dan SMP pada tahun ini.

Tak hanya itu, pembenahan jaringan pipa menjadi fokus utama. Mengingat sebagian infrastruktur sudah mulai mengalami kerusakan, penggantian pipa yang tidak layak dinilai mendesak agar distribusi air tetap optimal dan tidak menimbulkan keluhan pelanggan.

“Pipa-pipa yang tidak layak akan kami benahi dan ganti agar distribusi air bersih dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh pelanggan,” tegas Edy.

Memasuki usia ke-53 tahun, PAM Bandarmasih tidak hanya dituntut aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga memastikan layanan dasar air bersih benar-benar merata dan berkelanjutan.

Evaluasi di usia setengah abad lebih ini menjadi penanda bahwa akses air bersih yang adil bagi seluruh warga Banjarmasin masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan.(L212)

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA