LANGKAR.ID, BANJARBARU – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) mendorong Bank Kalsel menghadirkan program kredit bunga 0 persen bagi pelaku UMKM perempuan. Skema pembiayaan ini dinilai dapat membantu pengusaha perempuan mengembangkan usaha dan naik kelas.
Ketua Umum DPP IWAPI Hj Ir Nita Yudi MBA menyampaikan usulan tersebut saat membuka Rakerda IV IWAPI Kalsel, Selasa (29/9/2026).
Nita mengatakan akses pembiayaan dengan bunga ringan hingga nol persen bisa menjadi salah satu dukungan penting bagi pelaku UMKM perempuan.
Ia mencontohkan program pembiayaan bunga 0 persen yang disebutnya telah diterapkan Bank Lampung untuk UMKM perempuan anggota IWAPI.
“Kami melihat Bank Lampung yang sukses memberikan kredit bunga nol persen untuk UMKM perempuan anggota IWAPI. Kalau Bank Lampung bisa, tentunya Bank Kalsel pun pasti bisa,” kata Nita.
Menurutnya, pembiayaan tersebut dapat menyasar kredit mulai Rp5 juta hingga Rp50 juta. Dengan akses modal yang lebih terjangkau, pelaku usaha perempuan diharapkan memiliki ruang lebih besar untuk mengembangkan bisnis.
“Kisaran kredit dari Rp5 juta hingga Rp50 juta, program seperti ini tentunya juga bisa dilaksanakan di Kalsel,” ujarnya.
Minta Kegiatan IWAPI Jadi Etalase UMKM Lokal
Selain akses permodalan, Nita meminta setiap kegiatan IWAPI turut memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produknya.
Ia mendorong penyelenggara kegiatan IWAPI menyiapkan gerai khusus UMKM sehingga produk anggota dapat langsung diperkenalkan kepada masyarakat.
“Kalau ada kegiatan seperti ini, harus disiapkan gerai UMKM. Produk lokal harus ditampilkan dan dipromosikan,” tegasnya.
Bank Kalsel Respons Positif
Bank Kalsel menyambut positif usulan IWAPI tersebut. Kepala Seksi Pemasaran Kredit Bank Kalsel Cabang Banjarbaru Dadie Admoko mengatakan pihaknya akan mengoordinasikan usulan pembiayaan bunga 0 persen dengan divisi terkait.
“Alhamdulillah, kami menanggapi secara positif dan mendukung apa yang diharapkan IWAPI Pusat tadi. Insyaallah, nanti kami koordinasikan lagi dengan divisi terkait, khususnya mengenai permintaan pembiayaan 0 persen,” ujar Dadie.
Ia memastikan usulan tersebut akan ditindaklanjuti. Bank Kalsel juga akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk membahas kemungkinan skema pembiayaan tersebut.
“Ini akan kami tindaklanjuti secepatnya. Mudah-mudahan hasil koordinasi nanti dapat berdampak pada peningkatan UMKM, khususnya teman-teman IWAPI,” pungkasnya. (L212)

