BerandaAdvertorialJangan Terkecoh! Bank Kalsel Peringatkan Modus Social Engineering yang Mengincar Data Pribadi...

Jangan Terkecoh! Bank Kalsel Peringatkan Modus Social Engineering yang Mengincar Data Pribadi Nasabah

LANGKAR.ID, Banjarmasin – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) mengingatkan seluruh nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman social engineering, sebuah metode serangan siber yang memanfaatkan manipulasi psikologis demi mengakses informasi pribadi dan sensitif.

Dalam pernyataan resminya, Bank Kalsel menjelaskan bahwa pelaku social engineering kerap menyamar sebagai pihak yang dipercaya, seperti petugas bank, atasan, atau rekan kerja. Dengan membangun kepercayaan korban, pelaku dapat dengan mudah menggali informasi penting seperti PIN, OTP, password, User ID, hingga akses ke sistem internal.

Ini Dia Modus yang Harus Diwaspadai

Bank Kalsel mengungkapkan beberapa modus social engineering yang kerap digunakan pelaku:

  • Telepon Palsu: Penipu mengaku sebagai pegawai bank atau institusi resmi untuk meminta informasi rahasia.

  • Phishing melalui Email atau Chat: Pelaku mengirim tautan atau undangan palsu, bahkan iming-iming hadiah untuk menjerat korban.

  • Penyamaran Sebagai Rekan atau Atasan: Penipu berpura-pura menjadi orang dalam organisasi untuk meminta informasi atau instruksi tindakan tertentu.

  • Aplikasi Palsu: Pelaku menduplikasi aplikasi resmi untuk mencuri data yang dimasukkan pengguna.

Nasabah Wajib Tahu: Ini yang Harus Dihindari

Agar tidak menjadi korban, Bank Kalsel menegaskan sejumlah hal yang tidak boleh dilakukan:

  • Jangan pernah memberikan OTP, password, atau data rahasia lainnya kepada siapapun, termasuk yang mengaku dari pihak bank.

  • Hindari mengklik tautan mencurigakan, terutama yang dikirim melalui email atau pesan instan.

  • Jangan mengunduh aplikasi atau file dari sumber tidak resmi, karena bisa mengandung malware.

  • Selalu pastikan situs yang diakses adalah situs resmi dan aman sebelum memasukkan data pribadi.

Terlanjur Jadi Korban? Lakukan Ini Segera!

Jika nasabah merasa telah menjadi korban social engineering, Bank Kalsel menyarankan langkah-langkah berikut:

  1. Segera laporkan kejadian ke kantor cabang Bank Kalsel terdekat.

  2. Ganti password akun digital dan pastikan keamanan ulang semua akses.

  3. Pantau aktivitas rekening secara berkala untuk mendeteksi transaksi mencurigakan.

Bank Kalsel menegaskan bahwa perlindungan data adalah tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan kesadaran dan kehati-hatian, nasabah dapat melindungi diri dari berbagai modus penipuan digital yang semakin canggih.

Waspada sekarang, aman kemudian!  (Adv/L212)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA