LANGKAR.ID ,Banjarmasin – Pembangunan Jembatan Gantung Cemara Ujung–Sungai Andai (CUSA) di Kota Banjarmasin terus dikebut. Proyek strategis yang digarap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ini ditargetkan rampung akhir 2025 dan siap difungsikan tahun 2026.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Banjarmasin, Kartika Estaurina, memastikan pengerjaan tahap kedua sudah berjalan dan kini masuk tahap pengadaan kerangka baja atas serta Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) sebagai struktur utama jembatan.
“Pengerjaan lanjutan tetap dilaksanakan tahun ini. Insya Allah selesai sebelum akhir 2025,” ujar Kartika, Sabtu (16/8/2025).
Struktur Selesai 2025, Finishing 2026
Tahap kedua pembangunan ini menghabiskan anggaran sekitar Rp2,4 miliar. Meski struktur utama rampung tahun ini, finishing dan jalan pendekat (oprit) akan dikerjakan tahun depan.
“Anggaran tahun ini difokuskan untuk struktur. Finishing kami lanjutkan 2026, agar jembatan bisa langsung digunakan masyarakat,” jelas Kartika.
Jembatan gantung ini memiliki panjang total 260 meter dengan 80 meter bentang utama. Sisanya berupa jembatan pendekat di kedua sisi. Lebarnya 3,5 meter, dirancang khusus untuk sepeda motor dan kendaraan ringan.
Solusi Atasi Macet Cemara Ujung
Pembangunan Jembatan CUSA diharapkan menjadi solusi nyata bagi kemacetan di kawasan Cemara Ujung–Sungai Andai, salah satu titik dengan lalu lintas tersibuk di Banjarmasin.
“Jembatan ini akan membuka akses baru, memperpendek waktu tempuh, dan mengurai antrean panjang kendaraan di jam sibuk,” ujar Kartika.
Warga sekitar juga menyambut positif proyek ini karena diyakini akan memperlancar mobilitas harian dan aktivitas ekonomi.
Dengan progres yang terus berjalan dan target operasional 2026, Jembatan CUSA diproyeksikan menjadi salah satu infrastruktur kunci dalam peningkatan konektivitas wilayah utara Banjarmasin.(L212)

