LANGKAR.ID, Banjarmasin – Bank Kalsel sukses mencatatkan kinerja keuangan solid sepanjang 2024. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (13/3/2025), manajemen melaporkan lonjakan laba bersih hingga 18,16 persen dibanding tahun lalu.
Rapat berlangsung di Kantor Ex Gubernur 0 Km Banjarmasin dan dihadiri langsung para pemegang saham, mulai dari Gubernur, Wali Kota, hingga Bupati dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Wakil Gubernur dan Pj Sekda Provinsi Kalsel juga tampak hadir.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, melaporkan bahwa laba bersih tahun 2024 tembus Rp298,06 miliar. Angka ini naik signifikan dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp252,24 miliar.
“Lonjakan laba ini hasil dari naiknya pendapatan bunga dari kredit, pembiayaan, dan efek-efek,” ujar Fachrudin.
Tak hanya itu, aset Bank Kalsel juga tumbuh 12,38 persen menjadi Rp26,69 triliun. Modal inti melonjak 29,95 persen ke angka Rp3,57 triliun.
Kredit Sedikit Turun, Tapi DPK Naik Tajam
Meski kredit dan pembiayaan turun tipis 0,98 persen menjadi Rp14,63 triliun, Dana Pihak Ketiga (DPK) justru melonjak 12,91 persen ke angka Rp19,85 triliun. Pertumbuhan terbesar terjadi pada dana giro yang naik hingga 34,64 persen.
“Ini jadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap layanan kami. Ke depan, kualitas layanan akan terus kami jaga dan tingkatkan,” tambah Fachrudin.
Beberapa indikator kinerja keuangan lainnya juga tetap positif:
CAR (Capital Adequacy Ratio): 29,77%
ROE (Return on Equity): 9,83%
ROA (Return on Asset): 1,44%
NIM (Net Interest Margin): 5,42%
BOPO: 80,70%
NPL (Non Performing Loan): 4,54%
LDR (Loan to Deposit Ratio): 73,72%
“Bank Kalsel dalam kondisi sehat dan siap menghadapi tantangan industri ke depan,” tegasnya.
Dividen Naik, Gubernur Kalsel Apresiasi
Gubernur Kalsel, H. Muhidin, menyampaikan apresiasinya atas kinerja apik Bank Kalsel. Ia menyebut kenaikan dividen tahun 2024 menjadi Rp223,54 miliar—tumbuh Rp34,36 miliar dari tahun sebelumnya—sebagai bukti keberhasilan manajemen.
“Dividen naik signifikan. Kami harap performa ini terus meningkat di 2025,” kata Muhidin.
RUPS-LB Sahkan Pengunduran Diri Dewan Komisaris
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB), para pemegang saham juga menyetujui pengunduran diri tiga anggota Dewan Komisaris: Hatmansyah, Syahrituah Siregar, dan Rizal Akbar Sarupi.
Sebagai pengganti, nama-nama baru pun diusulkan dan akan menjalani fit and proper test oleh OJK:
Subhan Nor Yaumil (Komut Non-Independen) – eks Kepala Bapenda Kalsel
Riza Aulia Ibrahim (Komisaris Independen) – eks Kepala OJK Regional 9 Kalimantan
Hj. Karmila (Komisaris Non-Independen) – eks Wakil Ketua DPRD Kalsel
Widya Ais Sahla Karsayuda (Komisaris Independen) – eks Anggota Komite Audit Bank Kalsel
Target 2025: Kinerja Lebih Ngebut
Fachrudin menegaskan Bank Kalsel siap menghadapi persaingan industri perbankan yang makin ketat.
“Pencapaian laba bukan sekadar angka, tapi cerminan strategi yang tepat. Kami akan terus mengutamakan kebutuhan nasabah dalam setiap inovasi,” tutupnya. (L212)

