BerandaBANUABanjarmasinMAN hingga Pesantren Turun Berlomba, Banjarmasin Jaring Bibit Unggul Generasi Religius

MAN hingga Pesantren Turun Berlomba, Banjarmasin Jaring Bibit Unggul Generasi Religius

LANGKAR.ID, BANJARMASIN– Upaya menjaring bibit unggul generasi muda di bidang keagamaan terus dilakukan Pemerintah Kota Banjarmasin. Tahun ini, Lomba Iman dan Taqwa tingkat pelajar diperluas dengan melibatkan peserta dari SMA/SMK, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) hingga pondok pesantren.

Gelaran yang ditutup pada Rabu (16/9/2026) tersebut diikuti sebanyak 186 peserta. Perluasan cakupan peserta menjadi salah satu langkah Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin untuk menemukan potensi-potensi baru di kalangan generasi muda.

Kepala Disbudporapar Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, mengatakan pelibatan MAN dan pondok pesantren dilakukan agar penjaringan peserta tidak hanya terbatas pada SMA dan SMK.

“Di tahun ini kami melibatkan bukan hanya SMA/SMK, namun juga melibatkan MAN maupun pondok-pondok pesantren sehingga bisa lebih luas menjaring bibit unggul,” kata Ibnu Sabil.

Ia menjelaskan, peserta lomba merupakan masyarakat yang berdomisili di Kota Banjarmasin. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan generasi muda melalui kegiatan bernuansa keagamaan.

Dari ajang tersebut, para juara nantinya berpeluang dipersiapkan untuk mengikuti kegiatan di tingkat provinsi. Namun, untuk cabang Khatmil Quran dan Syarhil Quran, terdapat ketentuan khusus karena pada tingkat provinsi peserta diperuntukkan bagi pelajar SMA/SMK.

“Untuk di tingkat provinsi, Khatmil Quran dan Syarhil Quran diperuntukkan untuk SMA/SMK,” ujarnya.

Ibnu Sabil mengatakan pihaknya akan melakukan pembinaan dan pelatihan terhadap para juara sebagai persiapan apabila terdapat agenda lanjutan di tingkat provinsi.

“Mudah-mudahan dengan dikeluarkannya juara pada lomba tersebut, sebagai persiapan kami juga untuk melakukan pelatihan dan sebagainya. Jika ada kegiatan lanjutan di tingkat provinsi, maka kami akan mengirim juara tersebut, khususnya yang sesuai dengan syarat yang ada di provinsi,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menegaskan Lomba Iman dan Taqwa merupakan bagian dari pembinaan pemuda dan pemudi di Kota Banjarmasin. Kompetisi tersebut diharapkan tidak hanya melahirkan pelajar berprestasi di bidang keagamaan, tetapi juga memperkuat keimanan, ketakwaan dan karakter generasi penerus.

“Ini adalah bagian daripada pembinaan kita terhadap pemuda dan pemudi sehingga menambah keimanan dan ketakwaan serta membentuk karakter untuk menjadi generasi penerus yang lebih baik,” tutupnya. (L212)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA