BerandaBANUABanjarmasinNakhoda Virgo Transport 8 Diperiksa Polairud, Jubir Owner Virgo: “Tidak Ada Human...

Nakhoda Virgo Transport 8 Diperiksa Polairud, Jubir Owner Virgo: “Tidak Ada Human Error”

LANGKAR.ID, BANJARMASIN – Nakhoda Kapal Virgo Transport 8 masih menjalani pemeriksaan di Polairud setelah kapal mengalami musibah hingga tenggelam.

Pemeriksaan terhadap nakhoda dilakukan untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian, termasuk tindakan yang dilakukan saat kapal berada dalam kondisi darurat.

Di tengah pemeriksaan tersebut, Juru Bicara Owner PT Virgo Karya Shipping, Simson Rihi menyampaikan klaim bahwa musibah yang terjadi bukan disebabkan kesalahan teknis maupun human error.

“Karena kondisi kapal 97 persen kondisi baik dan layak dalam pelayaran. Saya berani sampaikan, mendeklarasikan tidak ada kesalahan teknis dan tidak ada human error di sini,” ujarnya, Jumat (18/9/2026).

Namun, sejumlah hal terkait respons nakhoda saat kondisi darurat masih menjadi bagian dari pemeriksaan.

Simson menjelaskan, alarm pertolongan tidak akan berbunyi apabila tidak ada tindakan atau laporan permintaan pertolongan kepada Basarnas maupun kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.

“Jika nahkoda tidak melakukan tindakan laporan untuk pertolongan kepada Basarnas dan pada kapal-kapal sekitar, alarm tidak akan berbunyi,” jelasnya.

Menurut Simson kondisi kapal saat kejadian berlangsung sangat cepat. Kapal disebut tenggelam dalam waktu singkat dan pada saat bersamaan terjadi blackout atau padamnya sistem kelistrikan.

“Namun dikarenakan kapal sangat cepat tenggelamnya, jadi ada bagian yang tidak bisa terdengar dan kondisi sedang blackout,” ungkapnya.

Kondisi tersebut menjadi salah satu bagian yang perlu didalami dalam pemeriksaan untuk mengetahui rangkaian kejadian secara utuh, termasuk bagaimana respons di atas kapal ketika situasi darurat terjadi.

Sementara itu, Simson juga menyatakan tim dan peralatan telah disiapkan untuk melakukan langkah lanjutan apabila kondisi alam memungkinkan.

“Estimasi yang kami lakukan dengan catatan alam mendukung, sedangkan tim kami sudah siap, peralatan sudah siap. Artinya nantinya apabila memang sudah memungkinkan, segera akan kami lakukan,” katanya.

“Kami tidak akan menunggu lama lagi,” tegasnya.

Terkait kondisi kapal sebelum berlayar, ia menyebut kapal telah menjalani refit pada 2025 di Batam. Menurutnya, perbaikan tersebut dilakukan pada bagian-bagian kapal yang membutuhkan penanganan.

“Sebelumnya kami sudah melakukan refit 2025 di Batam, artinya kita bisa pakai untuk perhitungan usia kapal dari pembangunan ulang di bagian kapal manapun yang dibutuhkan,” tandasnya.

Hingga kini, pemeriksaan terhadap nakhoda masih berlangsung. Hasil pemeriksaan nantinya diharapkan dapat mengungkap secara lebih jelas apa yang terjadi sebelum, saat, hingga kapal Virgo Transport 8 tenggelam. (L212)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA