BerandaBANUABanjarmasinPemko Banjarmasin Genjot Koperasi Kelurahan Merah Putih, 52 Wilayah Dibekali Bimtek untuk...

Pemko Banjarmasin Genjot Koperasi Kelurahan Merah Putih, 52 Wilayah Dibekali Bimtek untuk Mandiri dan Kompetitif

LANGKAR.ID, BANJARMASIN Pemerintah Kota Banjarmasin terus mendorong penguatan ekonomi berbasis masyarakat dengan meningkatkan kapasitas pengelola koperasi. Melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja, Pemko menggelar bimbingan teknis (Bimtek) bagi pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih se-kota.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Banjarmasin Internasional ini diikuti para pengawas, ketua, sekretaris, dan bendahara koperasi dari 52 kelurahan.

Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda, menegaskan bahwa Bimtek ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan koperasi yang profesional, transparan, dan berdaya saing.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin koperasi dijalankan secara jujur, terbuka, dan sesuai prinsip koperasi yang baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Bimtek dibagi dalam dua hari. Sebanyak 26 kelurahan mengikuti sesi hari pertama, sementara sisanya dijadwalkan pada hari berikutnya.

Lebih dari sekadar pelatihan, kegiatan ini juga menjadi momentum membangun kepercayaan diri para pengurus dalam mengembangkan koperasi di wilayah masing-masing.

“Kami berharap peserta benar-benar menyerap materi, sehingga koperasi yang mereka kelola bisa tumbuh dan berkembang secara optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, menekankan bahwa pembinaan koperasi tidak boleh berhenti pada aspek administratif semata.

Menurutnya, pengurus koperasi perlu dibekali kemampuan praktis, mulai dari strategi usaha hingga membangun jejaring bisnis.

“Kita ingin koperasi tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi mampu mandiri dengan menggali potensi lokal dan membangun networking,” jelasnya.

Saat ini, delapan koperasi Kelurahan Merah Putih telah mulai beroperasi. Meski demikian, pemerintah tetap akan memberikan pendampingan agar seluruh koperasi bisa aktif dan berkembang.

“Kami optimis ke depan semua koperasi bisa berjalan. Kami akan terus mengawal dan membantu mengatasi kendala yang ada,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pelayanan berbasis kedekatan sosial sebagai kekuatan utama koperasi.

“Koperasi harus mengedepankan pelayanan yang humanis, karena mereka berada langsung di tengah masyarakat. Ini menjadi nilai lebih yang tidak dimiliki pelaku usaha lain,” katanya.

Selain itu, koperasi diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjalin kerja sama dengan distributor untuk memperkuat daya saing.

Dalam Bimtek ini, peserta mendapatkan berbagai materi penting, mulai dari tata kelola organisasi, manajemen keuangan, perpajakan, hingga penguatan jiwa kewirausahaan.

Dengan bekal tersebut, para pengurus koperasi diharapkan berani menangkap peluang, memperluas kerja sama, dan mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.

“Harapannya, koperasi bisa menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat kelurahan,” pungkasnya. (L212)

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA