BerandaBANUABanjarmasinPemkot–Pemprov Kalsel Kembali Bersinergi, Festival Pasar Wadai Ramadan Siap Digelar Lebih Meriah

Pemkot–Pemprov Kalsel Kembali Bersinergi, Festival Pasar Wadai Ramadan Siap Digelar Lebih Meriah

 

LANGKAR.ID, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam penyelenggaraan Festival Pasar Wadai selama bulan suci Ramadan.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat gabungan yang digelar di Banjarmasin Culture Hub, kawasan Siring Menara Pandang, Rabu (28/01).

Rapat dipimpin Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda dan dihadiri Asisten II Setdako Banjarmasin Taufik Rivani, Kepala Disbudporapar Kota Banjarmasin Ibnu Sabil, Kepala Dispar Provinsi Kalimantan Selatan Iwan Fitriadi, Ketua DWP Provinsi Kalsel Masrupah Syarifuddin, unsur Forkopimda, serta jajaran SKPD terkait.

Wakil Wali Kota Ananda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas terjalinnya kembali kerja sama tersebut.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin untuk mendukung penuh pelaksanaan Festival Pasar Wadai Ramadan.

“Kami dari Pemerintah Kota akan mendukung penuh kolaborasi Pasar Ramadan yang digelar bersama Pemerintah Provinsi. Harapannya, pasar semakin ramai pengunjung dan benar-benar memberikan manfaat bagi semua pihak, khususnya pelaku UMKM dan masyarakat,” ujar Ananda.

Berdasarkan data yang dihimpun, Festival Pasar Wadai Ramadan tahun ini akan menyediakan sebanyak 100 stand gratis yang bersumber dari APBD Kota Banjarmasin.

Selain itu, akan ada tambahan stand yang difasilitasi oleh event organizer bekerja sama dengan sponsor. Lokasi pelaksanaan kembali dipusatkan di kawasan Siring Nol Kilometer Banjarmasin.

Kepala Disbudporapar Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, menegaskan bahwa seluruh stand milik Pemerintah Kota diberikan secara gratis tanpa pungutan biaya apa pun. Ia juga memastikan adanya pengawasan ketat agar tidak terjadi penyalahgunaan stand.

“Kami pastikan 100 stand milik Pemerintah Kota itu gratis tanpa biaya. Kami juga menyiapkan tim khusus untuk melakukan pengecekan di lapangan agar stand digunakan oleh pemilik aslinya dan tidak terjadi praktik jual beli tempat seperti yang pernah terjadi sebelumnya,” tegas Ibnu.

Ia menambahkan, keberhasilan Festival Pasar Wadai sangat bergantung pada sinergi dan komunikasi yang baik antarinstansi, baik di tingkat kota maupun provinsi.

“Untuk itu, kami berharap seluruh pihak terus menjaga koordinasi. Kita sudah pernah melaksanakan kegiatan ini bersama, dan tahun ini harus lebih meriah serta lebih tertata dibandingkan tahun sebelumnya,” tuturnya.

Festival Pasar Wadai Ramadan diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat, tetapi juga diharapkan menjadi etalase kuliner khas Banua sekaligus penggerak ekonomi kreatif dan destinasi wisata Ramadan di Kota Banjarmasin. (L212)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA