LANGKAR.ID ,Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi menyampaikan pendapat akhir terhadap tiga agenda penting dalam Rapat Paripurna DPRD Kalsel di Gedung H. Mansyah Addrian, Banjarmasin, Selasa (25/11/2025). Salah satu agenda utama adalah persetujuan Raperda Penambahan Penyertaan Modal kepada Bank Kalsel.
Gubernur Kalsel H. Muhidin, melalui Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, menegaskan komitmen pemerintah daerah memperkuat struktur permodalan Bank Kalsel untuk menghadapi dinamika ekonomi dan meningkatkan kontribusi bank daerah dalam pembangunan Banua.
“Penambahan penyertaan modal ini langkah strategis untuk memperkuat peran Bank Kalsel dalam mendukung pembiayaan UMKM dan memperluas layanan perbankan di seluruh wilayah,” kata Hasnuryadi membacakan sambutan Gubernur.
Rp400 Miliar Penyertaan Modal
Pemprov Kalsel telah menyiapkan total penyertaan modal sebesar Rp400 miliar yang dilakukan secara bertahap. Tahap pertama telah terealisasi pada APBD 2018 sebesar Rp200 miliar, sementara sisanya akan dialokasikan melalui mekanisme anggaran tahun berikutnya.
Menurut Pemprov, kebijakan ini merupakan hasil analisis investasi yang dirancang untuk memperkuat aset daerah sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui kinerja Bank Kalsel.
Tiga Agenda Paripurna
Paripurna tersebut membahas:
• Perubahan kedua materi dan jadwal kegiatan DPRD November 2025
• Persetujuan Raperda Penambahan Penyertaan Modal Pemprov ke Bank Kalsel
• Pendapat akhir Gubernur untuk penetapan Raperda menjadi Perda
Gubernur berharap tambahan modal dapat menjadi dorongan baru bagi pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas layanan perbankan yang semakin dibutuhkan masyarakat.
“Semoga keputusan hari ini memberi manfaat besar bagi masyarakat Banua dan menjadi langkah maju bagi pembangunan ekonomi daerah,” kata Hasnuryadi.
Ia juga mengapresiasi DPRD Kalsel atas pembahasan yang dinilai konstruktif dan kolaboratif.(L212)

