LANGKAR.ID, Banjarmasin – Puncak Peringatan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tabalong berlangsung meriah di Halaman Pendopo Bersinar, Senin (8/12). Acara yang dibuka dengan tarian kolosal selamat datang itu langsung memukau para tamu kehormatan, sekaligus menegaskan kekayaan seni dan budaya Tabalong.
Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK, hadir bersama Anggota DPRD dari Dapil V. Perayaan ini juga dihadiri Gubernur Kalsel Muhidin beserta istri Fathul Jannah, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman dan istri drg. Ellyana Trisya, serta jajaran Forkopimda Kalsel. Kehadiran para pemimpin Banua ini menunjukkan kuatnya dukungan provinsi terhadap kemajuan Tabalong yang kini memasuki enam dekade pembangunan.
Tahun ini Tabalong mengusung tema “Kolaborasi, Sinergi, dan Inovasi untuk Tabalong Smart”. Supian HK menyebut tema tersebut sangat relevan dengan arah pembangunan daerah yang terus bergerak menuju digitalisasi dan tata kelola modern.
Supian HK menyampaikan apresiasi mendalam. Ia menegaskan bahwa Tabalong memiliki tempat khusus dalam perjalanan politiknya.
“Bagi saya, Tabalong bukan hanya Dapil. Ini rumah emosional, rumah aspirasi. Setiap kemajuan Tabalong adalah kebanggaan pribadi bagi saya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar semangat Tabalong Smart tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan dalam pelayanan publik yang cepat, transparan, dan terukur. Dengan adanya pembangunan besar di kawasan utara dan posisi Tabalong sebagai pintu gerbang menuju IKN, Supian HK menilai Tabalong harus berlari lebih cepat.
“Tabalong harus menjadi kabupaten paling siap menyongsong masa depan Banua, baik infrastruktur, digitalisasi, maupun kualitas SDM-nya,” tegasnya.
Kehadiran sejumlah Anggota DPRD Kalsel—Dewi Raisha Aprillia, Firman Yusi, Halida Novia Sari, Nor Fajri, Aulia Azizah, Gusti Iskandar, hingga Adrizal—menunjukkan bahwa Tabalong mendapat perhatian serius dari para wakil rakyat. Supian HK menyebut sinergi eksekutif dan legislatif sebagai kunci percepatan kemajuan Tabalong.
Perayaan puncak Hari Jadi ke-60 ditutup dengan momen spektakuler: pemecahan Rekor MURI untuk kategori “Makan Paliat Serentak Terbanyak”. Ribuan warga dari berbagai kalangan ikut menyantap kuliner khas Tabalong tersebut, menjadikannya simbol kebersamaan sekaligus kebanggaan budaya daerah.
Momentum bersejarah ini menjadi warna tersendiri dalam perayaan enam dekade perjalanan Tabalong—sebuah catatan penting menuju masa depan daerah yang lebih maju, inovatif, dan berdaya. (L212)

