BerandaAdvertorialTPA Basirih Ditutup, Menteri KLHK Turun Tangan: “Kami Kawal Banjarmasin Sampai Beres!”

TPA Basirih Ditutup, Menteri KLHK Turun Tangan: “Kami Kawal Banjarmasin Sampai Beres!”

LANGKAR.ID, Banjarmasin – Pemerintah pusat serius bantu Banjarmasin hadapi darurat sampah! Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, secara tegas menyatakan komitmennya mengawal penuh proses pengelolaan sampah di Kota Seribu Sungai, menyusul penutupan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Basirih.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Kayuh Baimbai, Jumat (28/2), Faisol menyebut TPAS Basirih sebagai “bom waktu lingkungan” yang harus segera disetop. “Kalau ini terus dibiarkan, biaya pemulihannya nanti akan sangat berat. Kita harus bertindak tegas sekarang!” tegasnya.

TPAS Basirih Resmi Ditutup, Warga Diminta Patuhi

Penutupan dilakukan bertahap—mulai dari pemantapan lahan hingga rehabilitasi. “Kalau ada yang nekat masih beraktivitas di sana, bisa kena pidana,” ujarnya. Menteri juga mengingatkan, pengelolaan sampah tak bisa cuma dibebankan ke pemda. “Harus libatkan swasta dan masyarakat. Setiap kawasan—pasar, hotel, rumah ibadah—wajib kelola sampahnya sendiri.”

Pemko Bergerak Cepat: 600 Ton Sampah TPS Liar Diangkut

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, melaporkan aksi lapangan sudah dilakukan. TPS liar di Lingkar Dalam Selatan, Gerilya, hingga RK Ilir sudah dibersihkan. Total 700 ton sampah diangkut dari titik-titik rawan. “Kami juga kirim 200 ton residu per hari ke TPA Regional Banjarbakula,” jelasnya.

Dari Maggot Sampai Rumah Pilah: Solusi Jangka Panjang Disiapkan

Tak hanya bersih-bersih, Banjarmasin menyiapkan langkah berkelanjutan lewat pendekatan ekonomi sirkular. Program rumah pilah per kelurahan, budidaya maggot, bank sampah, hingga edukasi warga bakal jadi fokus ke depan.

Meski begitu, proses pemulihan eks TPAS Basirih masih butuh waktu. “Cuaca dan medan jadi kendala. Kami sudah ajukan perpanjangan waktu ke KLHK,” tambah Ikhsan.

Dua Mobil Sampah dari PT Adaro

Di akhir acara, Menteri dan Sekdako menerima bantuan dua unit mobil pickup dari PT Adaro, yang akan dipakai untuk angkut sampah dari TPS.

“Kami pantau setiap hari, kami siap kawal sampai tuntas,” tutup Menteri Hanif dengan tegas.(L212)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA