BerandaAdvertorialTransparan dan Konsisten, DPKP Kalsel Jadi Rujukan Informasi Pangan Pemprov

Transparan dan Konsisten, DPKP Kalsel Jadi Rujukan Informasi Pangan Pemprov

LANGKAR.ID, Banjarmasin – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Selatan dinobatkan sebagai Top Influencer pada ajang Apresiasi Media Pemprov Kalsel (AMPK). Penghargaan ini menegaskan peran aktif DPKP Kalsel dalam membuka data dan menyampaikan informasi pembangunan secara konsisten kepada publik.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin yang diwakili Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman dalam malam penganugerahan AMPK yang digelar Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Komunikasi dan Informatika.

Predikat Top Influencer diberikan kepada SKPD yang dinilai paling aktif, cepat, dan berkelanjutan dalam menyampaikan informasi pembangunan daerah kepada masyarakat.

Kepala DPKP Kalsel Syamsir Rahman menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran DPKP Kalsel.

“Alhamdulillah, malam ini kami kembali meraih penghargaan terbaik pertama. Ini bukan kerja individu, tetapi hasil kerja tim dari semua lini,” ujar Syamsir.

Ia menyebut peran sekretariat, kepala bidang, kepala UPT, hingga tim humas sangat menentukan dalam menjaga arus informasi sektor pertanian dan ketahanan pangan tetap terbuka.

“Setiap hari kami menyampaikan perkembangan pertanian dan ketahanan pangan, baik capaian maupun kendala. Transparansi ini menjadi kebutuhan masyarakat Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Syamsir juga mengungkapkan keterbukaan informasi menjadi perhatian langsung Gubernur Kalsel yang secara aktif memantau laporan dan perkembangan kinerja DPKP.

Selain prestasi di bidang komunikasi publik, DPKP Kalsel mencatat capaian signifikan di sektor pertanian. Sepanjang 2025, produksi padi Kalsel mencapai 1.163.000 ton, tertinggi di wilayah Kalimantan.

“Kebutuhan Kalsel sekitar 600 ribu ton. Artinya, hampir setengah produksi kita ikut menyuplai Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur,” katanya.

Di saat sejumlah daerah lain mengalami fluktuasi bahkan penurunan produksi, Kalsel justru mampu mempertahankan tren positif. Bahkan, Kalimantan Selatan berhasil meraih Juara 1 Nasional Ketahanan Pangan, setelah tiga tahun berturut-turut posisi tersebut ditempati Provinsi Bali.

“Capaian ini lahir dari sinergi lintas sektor, termasuk bersama TNI, Polri, dan Binda dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan,” ujarnya.

Syamsir memastikan kondisi ketahanan pangan di Kalsel saat ini aman dan surplus, sehingga mampu membantu daerah lain yang mengalami kekurangan pasokan.

Ia pun mengajak seluruh SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel untuk terus memperkuat keterbukaan informasi sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat.

“Kita adalah pelayan publik. Informasi pembangunan harus bisa diakses kapan saja, secara cepat dan akurat,” tutupnya.

Penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu bagi DPKP Kalsel untuk terus menjaga komunikasi publik yang transparan sekaligus mempertahankan ketahanan pangan Banua. (L212)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA