LANGKAR.ID, Banjarmasin – Pelaku UMKM di Banjarmasin kini makin mudah akses modal usaha. Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza secara simbolis menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Kalsel dalam gelaran Pasar Murah dan Bazar UMKM di halaman Masjid Jami Sungai Jingah, Kamis (19/6/2025).
KUR ini diberikan dengan suku bunga super rendah mulai dari 0,14 persen, tanpa agunan, dan plafon pinjaman hingga Rp500 juta.
“Kami dari kementerian berusaha terus memfasilitasi teman-teman UMKM untuk akses KUR yang lebih mudah,” ujar Helvi.
Kolaborasi Bank Kalsel, Jamkrindo, dan Askrindo
Penyaluran KUR ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Bank Kalsel, PT Jamkrindo, dan PT Askrindo yang ditandatangani sehari sebelumnya saat Rakor Penyaluran KUR Regional Kalimantan di Mahligai Pancasila, Rabu (18/6/2025). Acara ini disaksikan langsung oleh Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Wamen UMKM.
Menteri Maman dalam arahannya menekankan pentingnya peran pemda dalam mendorong unggahan data debitur potensial, serta monitoring ketat agar KUR tersalurkan tepat sasaran.
“Kita perlu identifikasi kendala penyaluran dan cari solusi agar program ini lebih efisien dan produktif,” tegas Maman.
Komitmen Bank Kalsel: UMKM Banua Harus Naik Kelas
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin, menegaskan pihaknya siap menjalankan arahan dari Kemenkop UMKM.
“Bank Kalsel konsisten menyalurkan KUR ke UMKM Banua. Kami ingin ekonomi Kalsel terus tumbuh dan bergerak maju,” katanya.
Selain itu, Bank Kalsel juga tengah membenahi sistem internal agar data potensi debitur UMKM makin akurat dan penyaluran KUR makin optimal.
Syarat Mudah, Bunga Ringan, Tanpa Agunan
Bagi pelaku usaha di Kalimantan Selatan, KUR dari Bank Kalsel bisa jadi solusi cepat untuk tambahan modal. Berikut kemudahan yang ditawarkan:
- Bunga rendah mulai dari 0,14%
- Tanpa agunan
- Plafon pinjaman hingga Rp500 juta
Cocok untuk pelaku usaha mikro hingga menengah.(L212)

