LANGKAR.ID, BANJARMASIN – Warga Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat, antusias menerima bantuan air bersih dari PAM Bandarmasih di tengah gangguan distribusi air ledeng yang telah berlangsung selama beberapa bulan.
Bantuan air bersih tersebut disalurkan menggunakan mobil tangki dan ditempatkan pada empat tandon yang tersebar di sejumlah titik di Jalan Kuin Selatan, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kamis (1/10/2026).
Penyaluran bantuan dipantau langsung Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR bersama Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin, jajaran direksi dan komisaris PAM Bandarmasih.
Warga menyambut bantuan tersebut karena air ledeng di wilayah mereka tidak mengalir secara optimal. Selain debit yang kecil, air yang keluar dalam sebulan terakhir juga terasa asin sehingga tidak dapat digunakan untuk kebutuhan konsumsi.
Salah seorang warga, Rahmadina, mengatakan gangguan air ledeng mulai dirasakan sekitar satu bulan terakhir. Meski terkadang air masih mengalir, debitnya kecil dan rasanya asin.
“Sebulan yang lalu air ledeng di sini tidak jalan. Bisa juga jalan, cuma tidak deras keluarnya dan airnya asin. Semoga airnya berjalan normal, tidak asin lagi, supaya tidak sulit untuk dikonsumsi,” ujar Rahmadina.
Sebelum mendapat bantuan, Rahmadina mengaku harus membeli air dari luar dengan harga sekitar Rp5.000 per galon. Dengan adanya bantuan air bersih, kebutuhan untuk minum dan memasak keluarganya menjadi lebih terbantu.
“Alhamdulillah, ada bantuan ini bisa teratasi untuk sehari-hari. Air ini digunakan untuk diminum dan untuk masak-masak di dapur,” katanya.
Warga lainnya, Acil Amun, menyebut gangguan air bersih di wilayahnya telah berlangsung sekitar tiga bulan. Namun, kondisi semakin parah dalam satu bulan terakhir karena air yang mengalir terasa sangat asin.
“Sudah lama, sekitar tiga bulanan. Tapi yang parah ini sudah satu bulan lebih, airnya masin (asin) banget. Airnya tetap jalan, tapi asin dan tidak bisa diminum,” tuturnya.
Menurut Amun, bantuan air bersih sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya. Dalam sehari, satu keluarga membutuhkan sekitar 50 liter air untuk minum, memasak, serta mencuci bahan makanan.
“Alhamdulillah ada bantuan. Kami berterima kasih kepada semua petugas dan dinas-dinas yang membantu. Satu keluarga sekitar 50 liter setiap hari sudah cukup untuk mencuci sayur, ikan, beras, untuk minum dan masak-masak,” jelasnya.
Amun mengatakan distribusi bantuan air bersih dilakukan dua kali dalam sepekan, yakni setiap Kamis dan Minggu.
Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR mengatakan bantuan disalurkan karena wilayah Kuin Cerucuk belum terlayani distribusi air secara optimal akibat terbatasnya ketersediaan air baku.
“Memang ini adalah wilayah yang tidak sampai tersalurkan air. Sehingga kita mengantisipasinya dengan menyiapkan tandon dan mengantar menggunakan mobil tangki. Mungkin ada juga di beberapa daerah lain,” jelasnya.
Yamin memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama kondisi air baku belum kembali normal. Pemerintah bersama PAM Bandarmasih berharap kondisi kemarau dan keterbatasan air baku segera berakhir sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat kembali normal. (L212)

