LANGKAR.ID ,BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin menyoroti rendahnya serapan anggaran pemerintah daerah pada triwulan pertama 2026. Dari hasil evaluasi, realisasi anggaran baru mencapai sekitar 20 persen.
Muhidin menyampaikan hal itu saat memimpin Rapat Koordinasi Konsolidasi dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Ruang Rapat Aberani Sulaiman, Setda Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Senin (6/4/2026).
Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kalsel Muhammad Syarifuddin, Inspektorat, seluruh kepala dinas, serta Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).
“Berdasarkan hasil evaluasi, serapan anggaran triwulan pertama masih di angka 20 persen. Bahkan ada perangkat daerah seperti PUPR yang serapannya baru sekitar 5 persen,” kata Muhidin.
Ia menjelaskan rendahnya serapan anggaran di beberapa sektor disebabkan kendala teknis dalam pelaksanaan kegiatan. Salah satunya terkait mekanisme pelaporan serta pengawasan yang harus melalui Inspektorat.
Meski begitu, Muhidin meminta seluruh perangkat daerah tetap memaksimalkan pelaksanaan program kerja agar realisasi anggaran tidak terus tertinggal.
Ia pun menargetkan percepatan serapan anggaran pada triwulan kedua agar bisa meningkat signifikan.
“Saya minta pada triwulan kedua ini serapan anggaran sudah bisa mencapai lebih dari 50 persen. Ini perlu kerja sama dan komitmen seluruh perangkat daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kalsel Muhammad Syarifuddin mengatakan rapat koordinasi tersebut juga membahas capaian kinerja pemerintah daerah secara menyeluruh, termasuk proses pengadaan barang dan jasa.
Selain itu, rapat juga mulai membicarakan persiapan peringatan Hari Jadi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ke-77 yang akan diperingati pada 14 Agustus mendatang.
“Kita mulai membicarakan persiapan Hari Jadi, meskipun masih beberapa bulan lagi. Rencananya akan diawali dengan pembentukan panitia dan penyusunan rangkaian kegiatan,” ujar Syarifuddin.
Ia menambahkan berbagai kegiatan seperti bakti sosial hingga agenda lainnya akan disiapkan melalui koordinasi lintas perangkat daerah.
Melalui rapat tersebut, pemerintah daerah berharap seluruh SKPD dapat mempercepat realisasi program, meningkatkan kinerja, serta memperkuat sinergi pembangunan di Kalimantan Selatan. (L212)

