BerandaAdvertorialDua Ton Sampah Terangkut dalam Sehari, Pemprov Kalsel Perkuat Daerah dengan Bantuan...

Dua Ton Sampah Terangkut dalam Sehari, Pemprov Kalsel Perkuat Daerah dengan Bantuan Fasilitas

LANGKAR.ID ,BANJAR – Aksi bersih lingkungan yang digelar serentak dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 membuahkan hasil signifikan. Hanya dalam satu kegiatan, hampir dua ton sampah berhasil dikumpulkan dari sisi kanan dan kiri jalan di wilayah Kabupaten Banjar.

Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) itu melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kabupaten/kota, komunitas, hingga masyarakat umum.

Kepala DLH Kalsel, Rahmat Prapto Udoyo, mengatakan pengurangan sampah masih menjadi fokus utama pemerintah daerah dengan mengedepankan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

“Pemilahan sampah tetap menjadi langkah paling penting dalam pengelolaan sampah. Karena itu, kami terus mendorong masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah tangga masing-masing,” ujar Rahmat, Sabtu (6/6/2026).

Menurutnya, aksi bersih lingkungan tahun ini dilaksanakan secara kolaboratif. Di Kabupaten Banjar, peserta melakukan pembersihan mulai dari kawasan Kilometer 7 hingga sejumlah ruas jalan menuju wilayah kabupaten. Sementara di Kota Banjarmasin dan daerah lainnya, kegiatan serupa juga digelar secara bersamaan.

Rahmat menjelaskan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak hanya berlangsung satu hari, tetapi menjadi rangkaian kegiatan sepanjang Juni 2026. Berbagai program edukasi dan aksi lingkungan akan terus dilakukan hingga akhir bulan sebagai bagian dari kampanye nasional pengurangan sampah.

Dalam momentum tersebut, Pemprov Kalsel juga menyerahkan bantuan fasilitas pengelolaan sampah kepada dua pemerintah kabupaten/kota. Bantuan itu diberikan untuk mendukung peningkatan kapasitas pengolahan sampah di daerah.

Menurut Rahmat, dukungan fasilitas tersebut diharapkan mampu memperkuat upaya pemerintah daerah dalam menangani persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan bersama.

“Pemberian bantuan ini merupakan bentuk dukungan agar pengelolaan sampah di daerah semakin optimal dan mendorong semangat pemerintah kabupaten/kota dalam mengembangkan sistem pengolahan sampah yang lebih baik,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Kesadaran untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan membuang sampah pada tempatnya menjadi kunci menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemprov Kalsel berharap gerakan menjaga lingkungan dapat menjadi budaya bersama dan terus tumbuh di seluruh daerah di Kalimantan Selatan. (L212)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA