BerandaBANUABanjarmasin478 Petugas Sensus Ekonomi Siap Sisir Banjarmasin, Yamin Minta Tak Ada Pelaku...

478 Petugas Sensus Ekonomi Siap Sisir Banjarmasin, Yamin Minta Tak Ada Pelaku Usaha Terlewat

LANGKAR.ID, BANJARMASIN – Sebanyak 478 petugas lapangan mulai disiapkan untuk menyisir seluruh aktivitas usaha di Kota Banjarmasin dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Pendataan berskala besar ini ditargetkan menjangkau seluruh pelaku usaha tanpa terkecuali, mulai dari usaha besar hingga usaha rumahan yang tersebar di setiap sudut kota.

Komitmen itu ditegaskan Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR saat mencanangkan sekaligus membuka Pelatihan Petugas Lapangan Sensus Ekonomi 2026 di salah satu hotel di Banjarmasin, Rabu (10/6/2026).

Menurut Yamin, Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, melainkan fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan dan kebijakan ekonomi daerah untuk beberapa tahun ke depan.

“Sensus Ekonomi merupakan agenda besar nasional yang sangat krusial bagi arah pembangunan, khususnya di Kota Banjarmasin. Data yang dihasilkan akan menjadi potret nyata kondisi dan kekuatan ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi kompas bagi pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan dan langkah percepatan ekonomi yang tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menekankan, kualitas kebijakan pemerintah sangat bergantung pada kualitas data yang diperoleh. Karena itu, seluruh pelaku usaha diminta terbuka dan memberikan informasi yang benar saat didatangi petugas sensus.

Yamin menjelaskan, pelaksanaan Sensus Ekonomi merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik yang dilaksanakan setiap 10 tahun pada tahun yang berakhiran angka enam.

“Tahun 2026 ini kembali dilaksanakan Sensus Ekonomi sebagai salah satu kegiatan statistik terbesar yang memiliki peran sangat penting dalam mendukung pembangunan nasional maupun daerah,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan cakupan pendataan kali ini sangat luas karena tidak hanya menyasar bangunan usaha formal, tetapi juga usaha kecil, usaha keluarga, hingga kegiatan ekonomi yang dijalankan dari rumah tangga.

“Sensus Ekonomi 2026 memiliki cakupan yang lengkap dan menyeluruh karena mendata seluruh lapangan usaha yang ada. Jangan sampai ada pelaku usaha yang terlewat dari pendataan,” tegasnya.

Untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan sensus, Yamin mengajak seluruh unsur pemerintah daerah, mulai dari Forkopimda, SKPD, camat, lurah hingga ketua RT dan RW agar aktif menyosialisasikan kegiatan tersebut kepada masyarakat.

Ia juga mengimbau warga untuk tidak ragu memberikan informasi kepada petugas yang datang melakukan pendataan.

“Berikan data yang jujur dan akurat apabila nantinya petugas datang untuk melakukan pendataan. Ini menjadi faktor penentu kesuksesan pelaksanaan Sensus Ekonomi kita,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarmasin, Sukma Handayani, mengatakan sebanyak 478 petugas atau mitra statistik telah dikontrak untuk melaksanakan pendataan di seluruh wilayah Kota Banjarmasin selama kurang lebih dua setengah bulan.

“Sebanyak 478 petugas akan bertugas selama kurang lebih dua setengah bulan untuk melakukan pendataan di seluruh wilayah Kota Banjarmasin,” ungkapnya.

Menurut Sukma, data yang dihasilkan dari SE2026 akan menjadi dasar untuk memetakan perkembangan dunia usaha, struktur perekonomian daerah, hingga sektor-sektor potensial yang dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Kota Banjarmasin di masa mendatang.

Karena itu, pihaknya berharap masyarakat dan pelaku usaha dapat memberikan informasi yang lengkap dan benar agar data yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi dan dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran. (L212)

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA