Amblesnya Jalan Veteran Km 5,5 di kawasan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, tak hanya mengancam akses transportasi, tetapi juga sempat berdampak pada jaringan perpipaan air bersih. Meski demikian, respons cepat PAM Bandarmasih memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan normal.
Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi sesaat setelah menerima laporan mengenai amblesnya badan jalan.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi jaringan perpipaan yang berada di sekitar titik ambles sekaligus mengantisipasi gangguan distribusi air kepada masyarakat.
“Kami langsung melakukan pengecekan jaringan perpipaan. Dari hasil pemeriksaan ditemukan beberapa jalur pipa yang tertarik akibat pergeseran tanah sehingga mengalami kebocoran. Kebocoran tersebut langsung kami tangani agar tidak berdampak pada pelayanan kepada pelanggan,” ujar Zulbadi, Rabu (15/7).
Ia menjelaskan, kerusakan hanya terjadi di beberapa titik dan tidak memengaruhi sistem distribusi air bersih secara menyeluruh di wilayah Banjarmasin Timur.
“Dampaknya tidak memengaruhi pelayanan PAM Bandarmasih secara keseluruhan. Hanya sekitar empat sampai lima rumah yang terdampak langsung karena berada di lokasi amblesnya jalan,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, PAM Bandarmasih segera melakukan relokasi jalur pipa yang terdampak sekaligus memperbaiki titik-titik kebocoran agar distribusi air tetap stabil.
“Kami bergerak cepat agar pelayanan air minum kepada pelanggan tetap optimal. Sejauh ini distribusi air di kawasan tersebut tetap berjalan normal dan tidak ada gangguan,” tegas Zulbadi.
Selain melakukan perbaikan, PAM Bandarmasih juga akan terus memantau kondisi jaringan perpipaan selama proses penanganan jalan berlangsung.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pergeseran tanah lanjutan yang dapat memengaruhi infrastruktur air bersih.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan melakukan pemantauan berkala agar pelayanan air minum kepada masyarakat tetap terjaga,” pungkasnya. (L212)

