BerandaBANUABanjarmasinAntusiasme Tinggi Warnai Latihan Perdana, FPTI Banjarmasin Bidik Lahirkan Juara Nasional

Antusiasme Tinggi Warnai Latihan Perdana, FPTI Banjarmasin Bidik Lahirkan Juara Nasional

LANGKAR.ID, BANJARMASIN– Harapan lahirnya generasi baru atlet panjat tebing Banjarmasin mulai terlihat. Latihan perdana pembinaan usia dini yang digelar Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Banjarmasin mendapat sambutan luar biasa dengan membludaknya peserta yang datang bersama orang tua mereka di GOR Hasanudin HM.

Antusiasme itu menjadi angin segar bagi FPTI yang tengah menggenjot regenerasi atlet setelah dalam beberapa tahun terakhir prestasi panjat tebing Banjarmasin dinilai belum melahirkan banyak talenta baru.

Ketua FPTI Kota Banjarmasin, Ahmad Zazuli, mengatakan tingginya minat masyarakat menjadi modal penting untuk membangun kembali kekuatan panjat tebing daerah.

“Sejalan dengan arahan Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, untuk memajukan olahraga, khususnya panjat tebing, hari ini kami memantau langsung anak-anak yang berlatih,” ujar Zazuli, Rabu (22/7/2026).

Menurutnya, jumlah peserta yang hadir jauh melebihi ekspektasi pengurus.

“Luar biasa melihat anak-anak didampingi orang tuanya datang. Kami tidak menyangka pesertanya sebanyak ini. Semangat mereka juga sangat terlihat,” katanya.

Bagi FPTI, latihan perdana tersebut bukan sekadar memperkenalkan olahraga panjat tebing kepada anak-anak, tetapi menjadi awal dari program jangka panjang untuk mencetak atlet yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

“Ini menjadi awal yang sangat baik bagi FPTI Banjarmasin, apalagi latihan juga dipantau langsung oleh yang ahlinya,” ucapnya.

Zazuli menjelaskan pembinaan sengaja dimulai sejak usia dini karena masa tersebut merupakan periode terbaik untuk membentuk kemampuan dasar atlet.

Karena itu, materi latihan difokuskan pada penguasaan teknik dasar, seperti pijakan kaki, cara memegang handhold, menjaga keseimbangan tubuh, hingga membangun keberanian saat memanjat. Anak-anak belum diarahkan untuk menaklukkan lintasan dengan tingkat kesulitan tinggi.

“Kami tidak langsung mengajarkan lintasan yang sulit. Anak-anak dikenalkan lebih dulu teknik dasar. Fondasi ini penting agar ketika masuk usia prestasi mereka memiliki kemampuan yang kuat sekaligus terhindar dari cedera,” jelasnya.

Ia menegaskan seluruh latihan dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan. Setiap peserta menggunakan perlengkapan standar, seperti harness dan helm, serta mendapat pendampingan dari pelatih yang kompeten.

Melalui pembinaan berjenjang tersebut, FPTI berharap dapat mengakhiri minimnya regenerasi atlet panjat tebing di Banjarmasin dan kembali melahirkan atlet-atlet berprestasi.

“Ini upaya kami mencari bibit unggul atlet FPTI Banjarmasin karena sudah lama tidak melahirkan atlet berprestasi. Semoga ke depan semakin baik sesuai semboyan kami, Maju Prestasinya, Sejahtera Atletnya,” pungkas Zazuli. (L212)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA