LANGKAR.ID, Banjarmasin – Masyarakat kembali diminta waspada terhadap pesan mencurigakan yang masuk lewat WhatsApp, email, atau SMS. Biasanya berisi link aneh, hadiah jutaan rupiah, hingga pesan yang mengatasnamakan Bank Kalsel maupun instansi resmi.
Pesan seperti itu bukan rezeki nomplok, tapi jebakan phishing yang sengaja dibuat untuk mencuri data pribadi.
Phishing adalah aksi kejahatan digital dengan berpura-pura menjadi pihak resmi untuk mencuri informasi sensitif, mulai dari PIN, password, OTP, hingga data rekening. Pelaku biasanya memancing calon korban agar mengklik link palsu atau memberikan kode OTP.
Bank Kalsel menegaskan tidak pernah meminta OTP, password, atau data rahasia apa pun melalui pesan pribadi, link, atau telepon.
Jika menerima pesan mencurigakan, masyarakat diminta tidak mengeklik apa pun, memverifikasi ulang ke kontak resmi Bank Kalsel, serta melaporkan ke kanal layanan pengaduan.
Ingat, OTP cuma untuk kamu, bukan untuk siapa pun. Jangan sampai data pribadimu digasak penipu hanya karena satu klik. (L212)

