BerandaAdvertorialIlham Nor ke Pemuda Kalsel: Jangan Jadi Penonton, Ambil Peran Bangun Banua

Ilham Nor ke Pemuda Kalsel: Jangan Jadi Penonton, Ambil Peran Bangun Banua

LANGKAR.ID ,Barito Kuala – Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Selatan, Ilham Nor, mengajak generasi muda mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2019 tentang Kepemudaan di kawasan Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung secara interaktif di salah satu kafe tersebut diikuti kalangan mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan pegiat sosial yang antusias berdiskusi mengenai tantangan serta peluang generasi muda di era modern.

Dalam pemaparannya, Ilham menekankan pentingnya kesiapan pemuda dalam menghadapi perubahan zaman yang semakin cepat. Menurutnya, setiap pemuda harus memiliki perencanaan yang matang untuk menentukan arah masa depan.

“Setiap pemuda wajib menyusun rencana strategis untuk menyiapkan masa depannya sendiri,” ujar Ilham.

Politisi Partai Gerindra itu mengingatkan generasi muda agar tidak bersikap pasif dan hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan. Ia mendorong pemuda untuk aktif mengambil bagian dalam berbagai sektor yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kalian tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan harus menjadi bagian positif dan aktif dalam roda pembangunan Banua yang kita cintai ini,” tegasnya.

Selain membahas pentingnya peran pemuda, kegiatan tersebut juga menjadi ruang dialog mengenai implementasi Perda Kepemudaan yang bertujuan mendorong peningkatan kapasitas, kreativitas, dan partisipasi generasi muda dalam pembangunan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan itu Sekretaris DPRD Kabupaten Paser, M. Iskandar Zulkarnaen. Ia mengingatkan generasi muda untuk tidak apatis terhadap berbagai kebijakan publik dan jalannya pemerintahan.

Menurutnya, pemuda memiliki peran penting sebagai bagian dari kontrol sosial yang dapat mengawal transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

“Pemuda harus memiliki kepedulian terhadap kebijakan publik dan ikut mengawal jalannya pemerintahan sebagai bagian dari kontrol sosial masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kalimantan Selatan, Siti Nortita Ayu Febria Roosani, serta dihadiri mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Banjarmasin.

Melalui sosialisasi ini, DPRD Kalsel berharap Perda Kepemudaan tidak hanya dipahami sebagai regulasi, tetapi juga menjadi landasan bagi lahirnya generasi muda yang aktif, kreatif, kritis, dan siap menjadi motor penggerak pembangunan Kalimantan Selatan di masa depan.(L212)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA