LANGKAR.ID ,BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin meminta seluruh SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel memperkuat pelayanan pemerintahan berbasis digital dan menghentikan pemborosan anggaran untuk pengadaan server masing-masing.
Pesan itu disampaikan Muhidin saat memimpin rapat koordinasi bersama kepala SKPD eselon II dan III di lingkungan Pemprov Kalsel, Kamis (7/5/2026).
Muhidin menegaskan seluruh sistem server ke depan harus dipusatkan di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) agar pengelolaan lebih efisien dan terintegrasi.
“Kalau server di Kominfo sudah bagus, tidak perlu lagi ada tambahan server di SKPD. Kalau masing-masing menambah sendiri, itu pemborosan anggaran,” tegas Muhidin.
Ia meminta kualitas sistem di Kominfo terus ditingkatkan agar mampu menopang seluruh kebutuhan layanan digital pemerintahan di Kalimantan Selatan.
Selain soal digitalisasi, Muhidin juga menyoroti pengelolaan Anjungan Kalimantan Selatan di Taman Mini Indonesia Indah.
Menurutnya, SKPD tidak perlu membuat kegiatan besar di anjungan tersebut, tetapi cukup fokus memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat.
“Yang penting memperkenalkan Kalimantan Selatan lewat seni budaya, video promosi, dan potensi daerah lainnya,” katanya.
Dalam rapat itu, Muhidin turut mengapresiasi capaian kinerja Pemprov Kalsel yang berhasil meraih penghargaan kinerja tinggi dan menjadi salah satu daerah terbaik di tingkat nasional.
“Kinerja kita sudah bagus dan harus terus dipertahankan. Kalau ada hal yang perlu diproses, jangan menunggu lama. Langsung koordinasi agar cepat selesai,” ujarnya.
Muhidin juga meminta seluruh kepala SKPD meningkatkan kecepatan pelayanan dan respons terhadap instruksi maupun kebutuhan administrasi pemerintahan agar program pembangunan berjalan lebih efektif dan tepat waktu.
Selain evaluasi kinerja, rapat koordinasi tersebut juga membahas sejumlah agenda pemerintahan lainnya di lingkungan Pemprov Kalsel. (L212)

