BerandaBANUABanjarmasinPelayanan Kesehatan Jadi Perhatian, Sekdako Banjarmasin Minta Disiplin Pegawai Diperketat

Pelayanan Kesehatan Jadi Perhatian, Sekdako Banjarmasin Minta Disiplin Pegawai Diperketat

LANGKAR.ID, BANJARMASIN – Kedisiplinan pegawai menjadi sorotan dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banjarmasin, Ichrom Muftezar, di dua puskesmas, Selasa (20/10).

Dalam sidak atas instruksi Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR tersebut, ditemukan sejumlah pegawai berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK paruh waktu yang belum hadir saat jam pelayanan berlangsung.

Dua puskesmas yang menjadi sasaran pemeriksaan yakni Puskesmas Sungai Andai dan Puskesmas Sungai Jingah. Sidak dilakukan untuk memastikan kedisiplinan aparatur sekaligus memantau pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Temuan tersebut didapati saat pemeriksaan di Puskesmas Sungai Andai. Sejumlah pegawai belum terlihat hadir ketika jam pelayanan berlangsung.

Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah kota, mengingat kedisiplinan pegawai merupakan salah satu faktor penting dalam memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan secara optimal.

Berbeda dengan kondisi di Puskesmas Sungai Andai, pelaksanaan pelayanan di Puskesmas Sungai Jingah terpantau berjalan dengan kehadiran seluruh pegawai.

Meski demikian, beberapa petugas sedang menjalankan tugas di luar gedung, salah satunya melaksanakan kegiatan cek kesehatan gratis di RT 3 Kelurahan Sungai Jingah.

Sekdako Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengapresiasi pegawai yang telah menunjukkan kedisiplinan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai tugasnya.

“Atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin, kami mengucapkan terima kasih kepada karyawan yang sudah melaksanakan pelayanan sebaik mungkin, hadir tepat waktu, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat semaksimal mungkin,” ujarnya.

Meski memberikan apresiasi, Tezar menegaskan bahwa hasil sidak harus menjadi bahan evaluasi, khususnya bagi pegawai yang belum hadir tepat waktu. Ia berharap seluruh aparatur dapat meningkatkan kedisiplinan dan menjalankan tanggung jawab secara profesional.

Menurutnya, ketepatan waktu bukan sekadar persoalan administrasi kepegawaian, melainkan berkaitan langsung dengan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pelayanan puskesmas yang optimal membutuhkan kehadiran petugas sesuai jadwal agar masyarakat tidak mengalami kendala ketika membutuhkan pemeriksaan maupun layanan kesehatan lainnya.

Karena itu, Tezar meminta kepala puskesmas bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin untuk memperketat pengawasan terhadap kedisiplinan pegawai di lingkungan kerja masing-masing.

“Kami berharap kepada kepala puskesmas dan juga Kepala Dinas Kesehatan untuk bisa memperhatikan karyawan-karyawannya agar dapat meningkatkan disiplin bersama-sama,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap kedisiplinan aparatur perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas pelayanan publik tetap terjaga. Setiap pegawai diharapkan mampu menunjukkan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawabnya, terutama pada fasilitas kesehatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Melalui sidak tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin menegaskan pentingnya kedisiplinan aparatur sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Evaluasi terhadap kehadiran pegawai dan pengawasan oleh pimpinan diharapkan dapat mendorong pelayanan kesehatan yang lebih tertib, responsif, dan maksimal bagi masyarakat. (L212)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA