BerandaBANUABanjarmasinDisbudporapar Siapkan Siring RK Ilir Banjarmasin Jadi Sentra Wisata Kuliner Tepi Sungai

Disbudporapar Siapkan Siring RK Ilir Banjarmasin Jadi Sentra Wisata Kuliner Tepi Sungai

Langkar.id, BANJARMASIN Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin menyiapkan kawasan Siring RK Ilir sebagai destinasi wisata kuliner baru di tepian sungai. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kota memperbanyak ruang publik sekaligus memperkuat sektor pariwisata.

Kepala Disbudporapar Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, menyebutkan lokasi Siring RK Ilir dinilai sangat potensial karena berada tepat di seberang Sungai Martapura dan berhadapan langsung dengan kawasan Balai Kota. Di sekitar area tersebut juga terdapat pelabuhan ikan serta fasilitas olahraga seperti lapangan tenis.

“Arahan pimpinan jelas, kita diminta menambah spot olahraga dan wisata. Siring RK Ilir menjadi salah satu kawasan yang dinilai layak untuk dikembangkan,” ujarnya, Minggu (15/2/2026).

Konsep yang diusung nantinya menghadirkan wisata kuliner berbasis hasil laut segar. Pengunjung dapat memilih langsung ikan dari pelabuhan setempat untuk kemudian diolah dan dinikmati di lokasi. Ibnu menilai konsep ini serupa dengan kawasan Muara Angke di Jakarta, meski dalam skala yang lebih kecil.

Keberadaan destinasi kuliner tersebut diharapkan mampu menarik wisatawan maupun masyarakat lokal. Letaknya yang berdekatan dengan RSUD Sultan Suriansyah juga dinilai strategis karena dapat menjadi alternatif tempat bersantai bagi keluarga pasien sekaligus memudahkan akses makanan.

Selain itu, pengembangan kawasan dilakukan setelah tongkang eks rumah makan yang sebelumnya berada di lokasi telah dipindahkan. Hal ini membuka ruang penataan yang lebih optimal dan meningkatkan daya tarik kawasan.

Dalam proses pengembangan, Disbudporapar memastikan aspek kebersihan menjadi perhatian utama. Mengingat di sekitar lokasi masih terdapat TPS aktif, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup serta masyarakat agar pengelolaan sampah berjalan baik dan tidak mengganggu kenyamanan pengunjung.

Untuk pendanaan, pemerintah berencana menggandeng perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Pengelolaan nantinya akan melibatkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdaris) yang bertugas menyusun proposal sekaligus bertanggung jawab terhadap operasional kawasan.

Realisasi proyek ini ditargetkan mulai berjalan pada 2026. “Kita harapkan tahun ini sudah bisa mulai direalisasikan,” tutupnya.

Hamdi

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA