LANGKAR.ID, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang ingin pulang kampung pada momentum Ramadan dan Idulfitri 2026.
Melalui program Mudik Gratis BAMARA (Bulik Aman Maju Sejahtera), warga kini dapat kembali ke kampung halaman tanpa harus terbebani mahalnya biaya transportasi saat musim mudik.
Program ini resmi diluncurkan oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, dalam kegiatan peluncuran transportasi terintegrasi di kawasan Kota Lama Banjarmasin, Jumat (6/3/2026).
Yamin menegaskan, program tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini kerap menghadapi lonjakan ongkos perjalanan menjelang Lebaran.
“Mudik gratis kami siapkan agar warga bisa pulang dengan aman dan layak tanpa terbebani ongkos perjalanan yang tinggi,” ujar Yamin.
Tak sekadar menyediakan transportasi gratis, program ini juga menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sistem transportasi publik yang lebih modern dan terintegrasi di Banjarmasin.
Pada kesempatan yang sama, pemerintah juga meresmikan shelter transportasi sungai serta meluncurkan layanan Buy The Service (BTS) Trans Banjarmasin.
Integrasi transportasi darat dan sungai ini dinilai sejalan dengan karakter Banjarmasin sebagai kota sungai, sekaligus membuka peluang peningkatan mobilitas masyarakat, ekonomi lokal, dan sektor pariwisata.
Dalam program mudik tahun ini, pemerintah menyiapkan lima unit bus dengan kapasitas ratusan penumpang yang akan melayani dua rute utama dari Banjarmasin menuju sejumlah daerah di Kalimantan Selatan.
Rute pertama menuju wilayah utara dengan tujuan akhir Tabalong, dengan titik singgah di Binuang, Rantau, Kandangan, Barabai, dan Balangan.
Sementara rute kedua melayani jalur pesisir menuju Tanah Bumbu hingga Kotabaru.
Keberangkatan arus mudik dijadwalkan pada 15–16 Maret 2026, sedangkan arus balik akan dilaksanakan pada 23–24 Maret 2026.
Ia berharap program ini mampu menekan risiko perjalanan tidak aman yang kerap terjadi saat musim mudik, sekaligus memberikan alternatif transportasi yang lebih tertib dan terorganisir bagi masyarakat.
Adapun pendaftaran program mudik gratis dibuka secara daring mulai 6 hingga 12 Maret 2026 melalui tautan yang disediakan oleh Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin.
Peserta yang telah mendaftar wajib melakukan verifikasi atau daftar ulang pada 13–14 Maret di kantor Dishub Kota Banjarmasin.
Setiap peserta hanya diperbolehkan memilih satu kota tujuan, membawa maksimal satu tas dan satu koper kecil, serta diwajibkan hadir minimal dua jam sebelum jadwal keberangkatan. Peserta juga harus memiliki dokumen kependudukan yang sah dan dalam kondisi sehat saat perjalanan.
“Karena kuota terbatas, pendaftaran akan ditutup secara otomatis apabila kapasitas penumpang telah terpenuhi,” kata dia.
Yamin menambahkan, program ini juga menjadi peluang bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan yang langsung menyentuh kebutuhan warga.
Ke depan, lanjutnya pemkot Banjarmasin berencana memperluas kerja sama dengan operator transportasi serta menambah jumlah armada agar lebih banyak masyarakat dapat menikmati fasilitas mudik gratis.
“Program ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah untuk memastikan masyarakat bisa mudik dengan aman, tertib, dan nyaman. Ke depan kami akan terus memperbaiki layanan transportasi agar semakin banyak warga yang terbantu,” tegas Yamin.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan sekaligus menjaga ketertiban selama perjalanan, sehingga program ini dapat menjadi solusi jangka panjang bagi mobilitas warga serta mendorong terciptanya sistem transportasi yang lebih terintegrasi di Kota Banjarmasin. (L212)

