BerandaBeritaAPEKSI Regional Kalimantan Bahas Pemerataan Kota, Gubernur Kalsel: Jangan Ada yang Tertinggal

APEKSI Regional Kalimantan Bahas Pemerataan Kota, Gubernur Kalsel: Jangan Ada yang Tertinggal

LANGKAR.ID, Banjarmasin — Pemerataan pembangunan antar kota di Kalimantan menjadi sorotan utama dalam Rapat Kerja Komisariat Wilayah V APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) Regional Kalimantan yang digelar di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Sabtu (26/4/2025).

Raker ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Ahmad Bagiawan. Dalam sambutannya, gubernur mengapresiasi peran APEKSI dalam merumuskan solusi konkret terhadap tantangan tata kelola kota di tengah perubahan zaman.

“Kami berharap kegiatan ini melahirkan gagasan baru dan solusi atas berbagai persoalan kota di Kalimantan. Pemerataan pembangunan tidak boleh hanya menjadi wacana,” ujar Ahmad membacakan sambutan tertulis Gubernur.

Kegiatan ini diawali dengan tarian baksa kembang, di mana para penari mengalungkan bunga kepada kepala daerah yang hadir sebagai bentuk penghormatan budaya Banjar.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Dewan Pengurus APEKSI, dr. Eri Cahyadi; Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam; Ketua DPD RI, Andi Sofyan Hasdam; Ketua Komwil V APEKSI, dr. Hj. Neni Moerniaeni; Walikota Banjarmasin, H. M Yamin HR; serta para wali kota se-Kalimantan.

Dalam pidatonya, Eri Cahyadi menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan antar kota, dan bukan hanya fokus pada kemajuan kota tertentu. Ia mencontohkan keberhasilannya memimpin Surabaya dalam mendorong reformasi birokrasi hingga mendapat predikat AA.

“Reformasi birokrasi kami dorong dari bawah, bahkan lurah bisa menjelaskan detail data warga termasuk yang terdampak stunting atau TBC. Ini karena sistemnya sudah digital dan terintegrasi,” terang Eri.

Menurut Eri, APEKSI harus menjadi wadah berbagi praktik terbaik antarkota, bukan tempat pamer keberhasilan sepihak. Ia juga menyinggung rencana Munas APEKSI di Surabaya yang akan fokus mendorong kepala daerah menerapkan kolaborasi dan keterbukaan data demi percepatan layanan publik.

Gubernur Kalsel pun berharap raker ini menghasilkan rekomendasi-rekomendasi nyata yang bisa diterapkan di seluruh kota Kalimantan, terutama dalam menghadapi tantangan global dan efisiensi anggaran daerah.

“Raker ini bukan hanya forum diskusi, tapi tempat menyerap aspirasi nyata dari kota-kota di Kalimantan,” pungkas Ahmad Bagiawan. (L212)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA