BerandaBANUABanjarmasinIJTI Kalsel Gandeng Langkar Media Luncurkan Podcast “Sudut Pandang”

IJTI Kalsel Gandeng Langkar Media Luncurkan Podcast “Sudut Pandang”

LANGKAR.ID,BANJARMASIN – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalimantan Selatan berkolaborasi dengan Langkar Media, salah satu media online di Kalimantan Selatan, meluncurkan podcast “Sudut Pandang”.

Podcast ini hadir sebagai ruang diskusi publik yang membahas berbagai isu terkini di Kalimantan Selatan, mulai dari politik, ekonomi, sosial, budaya hingga hiburan. Dikemas dengan gaya ringan namun tetap kritis, “Sudut Pandang” akan menghadirkan beragam narasumber untuk membedah persoalan yang tengah menjadi perhatian masyarakat.

Ketua IJTI Kalsel Dina Qomariah mengatakan, “Sudut Pandang” akan hadir secara rutin dua kali dalam sebulan.

“Podcast ini akan hadir dua kali dalam sebulan. Kami ingin membahas hal-hal terkini yang terjadi di Kalimantan Selatan, dari isu yang ringan hingga persoalan yang lebih serius,” ujar Dina.

Menurutnya, kolaborasi IJTI Kalsel dengan Langkar Media menjadi salah satu bentuk adaptasi insan media terhadap perkembangan teknologi dan perubahan pola masyarakat dalam mengonsumsi informasi.

“Sudut Pandang” dipandu oleh Rasidi, host ternama Kalimantan Selatan yang dikenal tajam dan kritis dalam mengupas berbagai persoalan. Dengan gaya bertanya yang lugas dan dinamis, Rasidi akan menggali pandangan dari berbagai narasumber sehingga menghadirkan perspektif yang lebih luas kepada publik.

Narasumber yang dihadirkan akan berasal dari beragam latar belakang, mulai dari tokoh pemerintahan, politikus, akademisi, praktisi, pelaku usaha, budayawan hingga tokoh masyarakat, sesuai dengan isu yang dibahas.

Studio podcast “Sudut Pandang” berada di Sekretariat IJTI Kalsel. Kehadiran podcast ini diharapkan menjadi ruang dialog yang informatif, aktual sekaligus menarik bagi masyarakat Banua.

*Nanik Hayati Jadi Narasumber Perdana*

Pada episode perdana, Nanik Hayati, Komisioner KPID Kalimantan Selatan,menjadi narasumber pertama. Dipandu Rasisy, episode perdana mengangkat tema “Masa Depan Penyiaran di Era Digital.”

Dalam perbincangan tersebut, Nanik membahas perubahan lanskap penyiaran di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Mulai dari perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi dan hiburan, tantangan lembaga penyiaran, hingga peluang industri penyiaran untuk tetap relevan di tengah semakin berkembangnya platform digital.

Nanik menilai perkembangan teknologi bukan semata-mata menjadi ancaman bagi lembaga penyiaran, tetapi juga membuka peluang untuk berinovasi dan memperluas jangkauan kepada masyarakat.

“Penyiaran tidak akan mati. Yang berubah adalah cara masyarakat mengakses informasi dan hiburan. Karena itu, lembaga penyiaran harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan fungsi dan tanggung jawabnya kepada publik,” ujar Nanik.

Ia juga menekankan pentingnya kualitas konten, literasi media, perlindungan masyarakat khususnya anak serta tanggung jawab media dalam menghadapi ekosistem informasi yang semakin terbuka.

Kolaborasi IJTI Kalsel dan Langkar Media melalui “Sudut Pandang” diharapkan dapat menjadi alternatif ruang diskusi publik yang tidak hanya membahas isu yang sedang ramai, tetapi juga menghadirkan perspektif, konteks, dan sudut pandang yang lebih mendalam.

Dengan hadir dua kali setiap bulan, “Sudut Pandang” diharapkan menjadi salah satu ruang percakapan digital yang dekat dengan masyarakat dan mampu merekam berbagai dinamika yang terjadi di Kalimantan Selatan. L123

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA