LANGKAR.ID, BANJARMASIN – Informasi terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap oknum pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sempat mengemuka dan menyita perhatian publik. Namun, hingga Rabu (4/2/2026) sore, belum ditemukan tanda-tanda aktivitas penindakan di lokasi.
Berdasarkan pantauan tim media LANGKAR.ID di Kantor Pelayanan Pajak Banjarmasin sekitar pukul 16.35 Wita, tidak terlihat adanya penggeledahan maupun penyegelan di area kantor yang disebut-sebut sebagai tempat kejadian perkara (TKP).
Meski demikian, tim LANGKAR.ID masih terus melakukan penelusuran untuk memastikan lokasi serta kronologi pasti OTT yang dikabarkan terjadi di wilayah Kalimantan Selatan tersebut.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya operasi tangkap tangan di Kalimantan Selatan. Kepastian itu disampaikan Fitroh melalui pesan singkat kepada media pada Selasa (4/2).
“Benar, [OTT] di Kalsel,” ujar Fitroh.
Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan delapan orang yang diduga terlibat tindak pidana korupsi di sektor perpajakan. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh, para pihak yang diamankan diketahui memiliki keterkaitan dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara, bukan KPP Madya Banjarmasin.
Delapan orang tersebut masing-masing berinisial DWB selaku Kepala KPP Madya Jakarta Utara, HRT selaku Kepala Seksi Pemeriksaan, Penilaian, dan Penagihan, AGS selaku Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi (Waskon), serta ASB sebagai tim penilai di KPP Madya Jakarta Utara.
Selain itu, KPK juga mengamankan ABD selaku konsultan pajak, PS Direktur SDM dan PR PT WP, EY staf PT WP, serta ASP dari pihak swasta lainnya.
KPK sebelumnya diketahui pernah melakukan OTT serupa di KPP Madya Jakarta Utara yang menjerat kepala kantor, sejumlah pejabat pajak, serta pihak swasta terkait dugaan praktik korupsi di sektor perpajakan.
Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait keterkaitan langsung OTT tersebut dengan KPP Madya Banjarmasin, termasuk lokasi pasti dan rangkaian kronologi operasi di wilayah Kalimantan Selatan. (L212)

