BerandaBANUABanjarmasinKabut Asap Makin Pekat, Disdik Banjarmasin Minta Kegiatan Outdoor Sekolah Ditunda

Kabut Asap Makin Pekat, Disdik Banjarmasin Minta Kegiatan Outdoor Sekolah Ditunda

LANGKAR.ID, BANJARMASIN – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin membatasi aktivitas peserta didik di tengah kabut asap yang menyelimuti kota.

Kegiatan lomba sekolah tetap diperbolehkan, tetapi wajib digelar di dalam ruangan dengan jumlah peserta terbatas dan tanpa kehadiran suporter. Sementara itu, kegiatan yang mengharuskan peserta berada di luar ruangan disarankan untuk dipindahkan atau ditunda.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, mengatakan kebijakan tersebut mengacu pada pedoman Kementerian Pendidikan yang mengarahkan agar kegiatan di luar ruangan tidak dilaksanakan di tengah kondisi lingkungan yang tidak mendukung.

Menurut Ryan, sejumlah perlombaan tetap harus berjalan karena memiliki tahapan berjenjang hingga tingkat yang lebih tinggi. Salah satunya Festival Tunas Bangsa yang tetap dilaksanakan dengan pembatasan jumlah orang yang hadir.

“Tidak ada suporter, hanya peserta yang mengikuti lomba. Apalagi ada perlombaan yang berjenjang dari tingkat provinsi sampai tingkat kota. Jadi, tidak mungkin dibatalkan. Makanya, seperti lomba Festival Tunas Bangsa tetap dilaksanakan,” kata Ryan, Rabu (14/10/2026).

Ia menegaskan, pelaksanaan lomba harus menyesuaikan kondisi kabut asap. Kehadiran di lokasi hanya diperuntukkan bagi peserta dan guru pendamping, sedangkan penggunaan masker juga diingatkan selama perjalanan dari rumah menuju tempat kegiatan.

Adapun kegiatan sekolah yang telah dijadwalkan di luar ruangan diminta menyesuaikan kondisi. Sekolah dapat memindahkan kegiatan ke dalam ruangan atau menjadwalkan ulang hingga situasi memungkinkan.

“Kalau ada kegiatan yang sifatnya digelar di luar ruangan, disarankan dipindah ke dalam ruangan atau bisa diundur pelaksanaannya,” ujarnya.

Selain mengatur kegiatan peserta didik, Disdik Banjarmasin juga memberikan ruang bagi guru yang menjalankan kebijakan bekerja dari rumah (_work from home_ atau WFH) untuk tetap mengikuti kegiatan kedinasan secara daring, seperti pengarahan dan bimbingan teknis (bimtek).

Keikutsertaan tersebut dapat menjadi bagian dari laporan pelaksanaan kerja fleksibel atau _work from anywhere_ (WFA), sesuai ketentuan yang berlaku.

Ryan kembali menegaskan bahwa kegiatan yang mengharuskan peserta berada di luar ruangan tidak disarankan selama kondisi kabut asap masih menyelimuti Banjarmasin.

“Karena sesuai pedoman dari Kementerian Pendidikan untuk tidak melakukan kegiatan di luar ruangan,” tandasnya.

Melalui kebijakan tersebut, Disdik Banjarmasin meminta sekolah menyesuaikan aktivitas belajar dan kegiatan pendukung dengan kondisi lingkungan. Perlombaan yang memiliki tahapan berjenjang tetap dapat berlangsung dengan pembatasan, sedangkan kegiatan luar ruangan perlu dialihkan atau ditunda untuk mengurangi paparan kabut asap terhadap peserta didik dan tenaga pendidik. (L212)

 

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA