LANGKAR.ID, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mulai menata ulang basis data koperasi. Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Kalsel resmi membuka Rapat Koordinasi Data Koperasi Tahun 2025 untuk mendorong sinkronisasi dan digitalisasi data menuju koperasi modern.
Rakor digelar selama dua hari, 11–12 Desember 2025, di Banjarmasin. Kegiatan ini diikuti pejabat koperasi kabupaten/kota serta petugas Online Data System (ODS) dari seluruh Kalimantan Selatan dengan total 26 peserta.
Kepala Diskop UKM Kalsel Gusti Yanuar Noor Rifai menegaskan, rakor ini memiliki peran strategis dalam memastikan ketersediaan data koperasi yang akurat dan mutakhir sebagai dasar perumusan kebijakan.
“Rakor ini menyamakan persepsi dalam implementasi kebijakan pemanfaatan data koperasi yang aktual, terkini, dan terbarui, sekaligus memperkuat peran kelembagaan koperasi dalam digitalisasi menuju koperasi modern,” kata Gusti Yanuar.
Ia menekankan akurasi dan kecepatan pembaruan data menjadi kunci agar kebijakan pembangunan koperasi tepat sasaran.
“Saya mengapresiasi pelaksanaan Rakor Data Koperasi 2025 ini, karena menjadi momentum penting untuk mempercepat pembaruan data perkoperasian di kabupaten dan kota se-Kalsel,” ujarnya.
Melalui rakor ini, Diskop UKM Kalsel mendorong percepatan penyelesaian data keragaan koperasi tahun 2025 sekaligus menyamakan pemahaman pemanfaatan aplikasi ODS di daerah.
Selain itu, forum ini juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi dan mencari solusi atas berbagai kendala teknis yang dihadapi daerah dalam pengelolaan data koperasi berbasis digital.
Pemprov Kalsel menargetkan melalui sinkronisasi dan digitalisasi data yang solid, koperasi di Banua mampu bertransformasi menjadi koperasi modern yang transparan, akuntabel, dan berdaya saing. (L212)

