BerandaBANUABanjarmasinReshuffle Panas Balaikota! Yamin Genjot ASN Keluar dari Zona Nyaman, 21 Pejabat...

Reshuffle Panas Balaikota! Yamin Genjot ASN Keluar dari Zona Nyaman, 21 Pejabat Langsung Diuji Kinerja

LANGKAR.ID, BANJARMASIN – Suasana Aula Kayuh Baimbai Balaikota Banjarmasin, Senin (4/5/2026) sore, terasa khidmat sekaligus penuh pesan tegas. Pemerintah Kota Banjarmasin kembali melakukan rotasi besar-besaran pejabat sebagai langkah taktis mempercepat kinerja birokrasi yang dinilai harus lebih adaptif dan berdampak langsung ke masyarakat.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan dipimpin langsung Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, didampingi Wakil Wali Kota Ananda dan Plt Sekdako Dolly Syahbana. Sebanyak 21 aparatur dilantik, terdiri dari 7 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 3 Administrator, 8 Pengawas, serta 3 pejabat fungsional.

Namun, di balik prosesi seremonial, tersimpan pesan keras dari orang nomor satu di Kota Seribu Sungai itu. Yamin menegaskan, rotasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan “alarm” bagi seluruh ASN untuk segera berbenah.

“Jabatan adalah amanah yang harus dijawab dengan prestasi. Jangan ada yang terjebak zona nyaman. Kita butuh ASN yang bekerja cepat, tepat, dan tetap sesuai aturan,” tegasnya.

Ia secara terang menyebut, pergeseran jabatan harus dimaknai sebagai momentum menaikkan standar kerja, bukan sekadar perpindahan kursi. Dalam situasi pembangunan kota yang dinamis, birokrasi dituntut lebih lincah, solutif, dan berani mengambil keputusan.

Rotasi ini juga mengisi sejumlah posisi strategis yang sebelumnya kosong sekaligus merombak beberapa pucuk pimpinan dinas. Iksan Alhak kini dipercaya mengisi jabatan Asisten III bidang Administrasi Umum. Posisi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan diisi Windiasti Kartika, sementara Bappeda Litbang kini dipimpin Suri Sudarmadiyah.

Pergerakan juga terjadi di sejumlah instansi lain. Helfianoor bergeser ke Disdukcapil, sementara Yusna Irawan kini memimpin Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman. Tak hanya itu, rotasi juga menyentuh level sekretaris dinas, termasuk pertukaran posisi antara Fitriah dan Muhammad Shaifullah.

Yamin berharap, perombakan ini mampu menyuntikkan energi baru di setiap organisasi perangkat daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan respons cepat terhadap setiap kendala di lapangan. Menurutnya, birokrasi tidak boleh berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi.

“Kalau ada kendala, jangan didiamkan. Segera komunikasikan. Kita ingin pola kerja yang terbuka dan kolaboratif agar kinerja benar-benar maksimal,” ujarnya.

Dengan rotasi ini, Pemko Banjarmasin mengirim sinyal kuat: tidak ada lagi ruang bagi ASN yang bekerja biasa-biasa saja. Kinerja, kecepatan, dan keberanian mengambil langkah menjadi taruhan utama dalam menjaga kepercayaan publik. (L212)

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA