BerandaAdvertorialSafari Ramadan di Balangan, Kadisdikbud Kalsel Tegaskan Prinsip “No One Left Behind”

Safari Ramadan di Balangan, Kadisdikbud Kalsel Tegaskan Prinsip “No One Left Behind”

LANGKAR.ID ,Balangan – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra, melaksanakan kegiatan Safari Ramadan di Kabupaten Balangan sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat pendidikan di daerah tersebut.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (26/2) itu dihadiri tokoh masyarakat, tenaga pendidik, serta sejumlah pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam kunjungan tersebut, Tantri didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMA Dedy Hidayat, Kepala Bidang Pembinaan SMK Firna Azika, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Urip Widodo, serta Kepala Bidang Kebudayaan Raudati Hildayati.

Pada kesempatan itu, Tantri menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan akses dan fasilitas pendidikan, terutama di wilayah terluar, serta mendorong pemerataan distribusi tenaga pengajar dan peningkatan mutu pendidikan di setiap satuan pendidikan.

“Dengan prinsip No One Left Behind, kami berharap seluruh anak usia sekolah di Banua dapat memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan yang layak,” tegas Tantri, Minggu (1/3/2026).

Berbeda dengan agenda formal pada umumnya, pertemuan tersebut dilaksanakan dengan konsep lesehan di atas karpet hijau. Seluruh peserta duduk bersama dalam suasana sederhana dan penuh kekeluargaan.

Konsep tersebut sengaja dipilih untuk menciptakan kedekatan antara pemerintah daerah dengan tenaga pendidik serta masyarakat.

“Sengaja kita laksanakan seperti ini, duduk lesehan, supaya tidak ada jarak. Saya ingin lebih dekat dan mengetahui langsung kondisi serta permasalahan yang dihadapi Bapak dan Ibu di lapangan,” ujarnya.

Tantri juga mengungkapkan rasa syukur dapat hadir langsung di Kabupaten Balangan melalui kegiatan Safari Ramadan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana penting untuk menyerap aspirasi dan masukan dari tenaga pendidik guna meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Para peserta tampak kompak mengenakan pakaian bernuansa putih dan merah muda, menciptakan suasana Ramadan yang damai, harmonis, serta mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat pendidikan. (L212)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA