LANGKAR.ID, Banjarmasin – Suasana Gedung DPRD Kalimantan Selatan memanas, Kamis (17/4/2025). Puluhan massa yang tergabung dalam Sahabat Anti Kecurangan Bersama (SAKUTU) menggelar aksi damai, menyuarakan sejumlah tuntutan strategis.
Wakil Ketua DPRD Kalsel H. Kartoyo, S.M. dan Ketua Komisi III Apt. Mustaqimah, S.Farm., M.Si. langsung turun tangan menerima aksi massa. Salah satu tuntutan utama: penolakan keras terhadap angkutan tambang yang melintas di jalan nasional.
“Kami menolak aktivitas angkutan tambang yang merusak jalan umum dan membahayakan keselamatan warga,” teriak orator aksi dari atas mobil komando.
Tak hanya itu, massa juga mendesak pembatalan rencana pembangunan stadion internasional di KM 17. Mereka menilai, renovasi Stadion 17 Mei seharusnya dituntaskan lebih dulu.
SAKUTU turut mendesak percepatan pembangunan jalan bypass Martapura–Tabalong, serta mendesak kepala daerah melakukan audit total terhadap SKPD dan BUMD yang dinilai tidak profesional dan tidak transparan.
Setelah menyampaikan orasi, perwakilan massa dipersilakan masuk ke ruang audiensi DPRD Kalsel. Di dalam “Rumah Banjar” itu, mereka berdialog langsung dengan sejumlah dinas dan pemangku kepentingan terkait.
Audiensi berjalan dalam suasana tertib, namun penuh tekanan. DPRD Kalsel berjanji akan menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan.(L212)

