LANGKAR.ID, BANJARMASIN – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai acara perpisahan serta pengukuhan siswa-siswi SD Negeri Gadang 2 Banjarmasin, Senin (8/6/2026). Momentum tersebut menjadi penanda berakhirnya pendidikan dasar sekaligus awal perjalanan baru bagi para lulusan.
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, mengingatkan para siswa bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses pendidikan, melainkan gerbang menuju tantangan yang lebih besar di masa depan.
Menurut Yamin, keberhasilan yang diraih para siswa saat ini merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan semangat belajar yang terus dijaga selama enam tahun menempuh pendidikan dasar.
“Kelulusan bukanlah garis akhir, melainkan awal dari sebuah perjalanan baru. Teruslah belajar, teruslah bermimpi, dan teruslah berusaha menjadi generasi yang membanggakan,” ujarnya.
Ia menegaskan, para lulusan harus menjadikan momen tersebut sebagai pijakan untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi. Tantangan di jenjang pendidikan berikutnya akan semakin kompleks, namun dapat dihadapi dengan bekal ilmu pengetahuan, karakter yang baik, serta kedisiplinan.
Tak hanya memberikan motivasi kepada para siswa, Yamin juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga kependidikan yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, serta pengabdiannya dalam membimbing peserta didik hingga berhasil menyelesaikan pendidikan dasar.
Ia berharap momen perpisahan dan pengukuhan tersebut tidak sekadar menjadi kenangan indah, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, mengatakan pelaksanaan kegiatan perpisahan siswa di sejumlah sekolah, baik tingkat SD maupun SMP, kini lebih banyak dilaksanakan di lingkungan sekolah.
Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan surat edaran dan instruksi Wali Kota Banjarmasin yang mengarahkan agar kegiatan perpisahan digelar secara sederhana, tidak memberatkan orang tua, namun tetap memberikan kesan dan makna bagi para siswa.
“Kami melihat sebagian besar sekolah melaksanakan perpisahan di sekolah dengan menyesuaikan ketentuan yang telah diatur. Secara umum kegiatan berlangsung sederhana tetapi tetap bermakna,” katanya.
Ryan mengungkapkan, Dinas Pendidikan sempat menerima sejumlah aduan terkait pelaksanaan kegiatan perpisahan di beberapa sekolah.
Namun, setiap laporan langsung ditindaklanjuti dengan melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
“Kami memastikan seluruh kegiatan perpisahan berjalan sesuai surat edaran yang telah diterbitkan Pemerintah Kota Banjarmasin,” tutupnya. (L212)

