BerandaBANUABanjarmasinProyek NUFReP Banjarmasin 2026, Wali Kota Tinjau Pengukuran Lahan di Pengambangan untuk...

Proyek NUFReP Banjarmasin 2026, Wali Kota Tinjau Pengukuran Lahan di Pengambangan untuk Cegah Konflik dan Percepat Pengendalian Banjir

Langkar.id, BANJARMASIN – Komitmen mempercepat pengendalian banjir terus ditunjukkan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Selepas meninjau pengerukan Sungai Guring hingga Pekapuran, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, melanjutkan pemantauan progres National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) di kawasan Pengambangan, Jumat (13/02/2026).

Peninjauan kali ini difokuskan pada pendataan serta pengukuran ulang batas wilayah yang berpotensi terdampak proyek. Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah SDN Pengambangan 9 Banjarmasin yang berdiri di atas lahan milik TNI.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipatif agar proyek strategis pengendalian banjir tersebut tidak tersendat persoalan administrasi lahan di kemudian hari.

Pemerintah kota bersama tim teknis turun langsung melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan secara detail titik-titik terdampak, baik bangunan maupun fasilitas umum.

“Kita tidak ingin proyek ini berhenti di tengah jalan hanya karena batas lahan tidak jelas. Maka hari ini kita lakukan pengukuran ulang di lapangan untuk memastikan wilayah mana saja yang akan terdampak langsung,” ujar Yamin.

Menurutnya, keterbukaan dan akurasi data menjadi kunci agar pelaksanaan proyek berjalan tepat sasaran dan minim risiko konflik sosial. Untuk itu, Pemko Banjarmasin menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta pihak TNI sebagai pemilik lahan guna menyamakan persepsi dan mempercepat penyelesaian administrasi.

“Sinergi lintas lembaga ini diharapkan mampu mempercepat tahapan pembangunan fisik tanpa mengabaikan aspek legalitas maupun kepentingan masyarakat yang terdampak langsung,” paparnya.

Sebagai informasi, program NUFReP ditargetkan rampung pada 2027 dan menjadi bagian dari sistem pengendalian banjir terintegrasi di Kota Banjarmasin.

Ia menyampaikan Pemerintah kota optimistis, dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, proyek ini dapat segera beroperasi dan memberikan dampak nyata dalam mengurangi risiko genangan, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk.

“Dengan percepatan verifikasi lahan sejak awal, Pemkot Banjarmasin berharap pembangunan berjalan tanpa hambatan, sehingga solusi jangka panjang pengendalian banjir benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” tambahnya. (L212)

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA