BerandaBANUABanjarmasinGedang Ditunjuk Jadi Kampung Toleransi Percontohan, Pemkot Siapkan Model Kerukunan untuk Seluruh...

Gedang Ditunjuk Jadi Kampung Toleransi Percontohan, Pemkot Siapkan Model Kerukunan untuk Seluruh Banjarmasin

LANGKAR.ID, BANJARMASIN Pemerintah Kota Banjarmasin mulai menyiapkan Kelurahan Gedang sebagai kampung toleransi percontohan yang diharapkan menjadi model kerukunan masyarakat lintas agama, suku, dan budaya di Kota Seribu Sungai.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Banjarmasin meningkatkan indeks toleransi daerah sekaligus memperkuat harmonisasi sosial menjelang momentum Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin.

Komitmen itu mengemuka dalam kegiatan Rembuk Warga Membangun Kampung Toleransi yang digelar di Vihara Dhammasoka, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Toleransi Kehidupan Bermasyarakat dalam Kehidupan Beragama.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin, mengatakan Kelurahan Gedang telah ditetapkan sebagai kelurahan toleransi melalui Surat Keputusan Wali Kota dan akan menjadi percontohan bagi wilayah lainnya.

“Kelurahan Gedang kami siapkan sebagai role model. Harapannya, praktik-praktik baik dalam membangun kerukunan masyarakat di sini bisa direplikasi oleh kelurahan lain di Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Menurut Muzaiyin, keberadaan kampung toleransi tidak hanya bertujuan memperkuat hubungan antarumat beragama, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Banjarmasin.

Karena itu, pihaknya melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, paguyuban suku hingga komunitas warga dalam setiap tahapan pengembangannya.

“Kami ingin semangat toleransi tidak berhenti pada regulasi atau seremonial semata, tetapi benar-benar hidup dan tumbuh di lingkungan masyarakat,” katanya.

Ia menilai keberagaman merupakan modal sosial yang sangat penting bagi pembangunan daerah. Dengan terjaganya kerukunan, masyarakat dapat hidup berdampingan secara harmonis sekaligus menciptakan suasana yang kondusif bagi kemajuan kota.

Melalui program Kampung Toleransi, Pemkot Banjarmasin berharap indeks toleransi daerah dapat terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Mudah-mudahan pada 2026 ini capaian indeks toleransi Kota Banjarmasin bisa lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Ini membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat,” tutur Muzaiyin.

Ke depan, hasil pengembangan Kampung Toleransi di Kelurahan Gedang akan menjadi bahan evaluasi sekaligus referensi bagi pembentukan kampung-kampung toleransi baru di berbagai wilayah Kota Banjarmasin. (L212)

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA