BerandaAdvertorialBang Dhin Ajak Gen Z Banua Melek Politik, Kenali Peran DPRD dan...

Bang Dhin Ajak Gen Z Banua Melek Politik, Kenali Peran DPRD dan Kawal Pembangunan

LANGKAR.ID, Banjarmasin – Generasi muda tak cukup hanya menjadi pemilih dalam pesta demokrasi. Mereka juga perlu memahami kebijakan publik, mengawasi jalannya pemerintahan, dan ikut menentukan arah pembangunan daerah.

Pesan itu disampaikan anggota DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H. M. Syaripuddin atau yang akrab disapa Bang Dhin, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sekolah Politik Banjarmasin dan Parliament Tour di Gedung DPRD Kalsel, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Yayasan Generasi Pelajar Kreatif (Creative Student Home) tersebut diikuti puluhan pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Kalsel. Melalui kegiatan ini, peserta diajak mengenal langsung sistem demokrasi, kedudukan DPRD, serta tugas dan fungsi lembaga legislatif.

Dalam pemaparannya bertajuk “DPRD: Lembaga Legislatif di Era Demokrasi Modern”, Bang Dhin menjelaskan tiga fungsi utama DPRD, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Dia juga menguraikan proses pembahasan kebijakan di DPRD, jumlah anggota dewan, serta pembagian fraksi dan komisi. Penjelasan tersebut diharapkan membantu peserta memahami bagaimana lembaga legislatif menjalankan tugasnya dalam mewakili kepentingan masyarakat.

Bang Dhin menilai pendidikan politik sejak dini penting untuk mendorong anak muda berpartisipasi aktif dalam demokrasi. Menurutnya, generasi Z dan milenial memiliki peluang besar untuk membawa gagasan baru dan memberikan warna bagi perkembangan politik di Banua.

“Tentu saya mengapresiasi kegiatan ini. Ya tentu ini menjadi bagian pendidikan politik bagi teman-teman peserta Sekolah Politik. Harapannya juga ya, mudah-mudahan ke depan akan banyak anak-anak muda yang bisa terjun dan masuk ke dunia politik, baik dari seluruh Gen Z dan milenial lah, sehingga ini bisa mewarnai politik Kalimantan Selatan ke depan,” ujar Bang Dhin seusai kegiatan.

Soroti Tantangan Pembangunan Kalsel

Selain mengenalkan fungsi DPRD, Bang Dhin mengajak peserta mencermati berbagai tantangan pembangunan di Kalsel. Persoalan tersebut meliputi ketergantungan ekonomi pada sektor ekstraktif, kerusakan lingkungan, mitigasi banjir, hingga kesenjangan pembangunan antara wilayah hulu dan hilir.

Dia juga menyoroti posisi strategis Kalsel sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, kondisi tersebut menuntut kesiapan daerah dalam menghadapi perubahan ekonomi, sosial, dan pembangunan pada masa mendatang.

Bang Dhin turut menekankan pentingnya transparansi pemerintahan, keterbukaan informasi, dan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan.

Dia mendorong kolaborasi antara DPRD, perguruan tinggi, sekolah dan organisasi siswa intra sekolah (OSIS), komunitas, organisasi kepemudaan (OKP), serta media untuk memperkuat keterlibatan publik dalam pembangunan daerah.

Melalui kolaborasi tersebut, generasi muda diharapkan tidak hanya memahami proses politik, tetapi juga mampu menyampaikan aspirasi, mengkritisi kebijakan secara konstruktif, dan menawarkan solusi terhadap persoalan di lingkungannya.

Panitia pelaksana mengapresiasi dukungan pimpinan dan anggota DPRD Kalsel yang telah membuka ruang pembelajaran langsung bagi pelajar dan mahasiswa.

Kegiatan Parliament Tour ini diharapkan mempererat hubungan antara lembaga legislatif dan generasi muda sekaligus menumbuhkan kesadaran politik yang kritis, partisipatif, dan bertanggung jawab demi menjaga kualitas demokrasi di Kalimantan Selatan. (L212)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA