LANGKAR.ID, PALANGKARAYA – Penyusunan RAPBD 2027 menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan program pembangunan Kalimantan Selatan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Untuk mematangkan proses tersebut, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel menggali referensi dan bertukar pengalaman dengan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng).
Kunjungan kerja Banggar DPRD Kalsel ke DPRD Kalteng berlangsung pada Jumat (9/10/2026) pagi. Pertemuan ini berfokus pada sinkronisasi penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027, termasuk penguatan koordinasi antarlembaga dalam pembahasan anggaran.
Pimpinan rombongan Ilham Nor, mengatakan pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah masukan yang sejalan dengan upaya DPRD Kalsel dalam menyempurnakan mekanisme pembahasan anggaran.
“Kita tadi membahas RAPBD 2027, alhamdulillah ternyata banyak masukan yang sejalan dengan Kalsel. Namun, beberapa hal teknis seperti optimalisasi di komisi sebelum dilakukan rapat bersama Badan Anggaran,” ujar Ilham Nor.
Menurut Ilham, pembahasan anggaran membutuhkan alur koordinasi yang jelas sejak tingkat komisi hingga rapat Banggar. Dengan mekanisme tersebut, setiap program dan alokasi anggaran dapat dibahas secara lebih terarah sebelum ditetapkan menjadi kebijakan daerah.
Ia juga menekankan pentingnya harmonisasi antara Banggar DPRD, Sekretariat Dewan, dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Sinergi ketiga unsur tersebut dinilai penting untuk memastikan proses penyusunan APBD berjalan efektif dan sesuai ketentuan.
Ilham berharap RAPBD Kalsel 2027 mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung target pembangunan yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Selain itu, perlu ada harmonisasi antara Badan Anggaran dengan Sekretariat Dewan dan TAPD. Kami berharap, APBD Kalsel dapat dimaksimalkan dan kebijakan yang dibentuk berdasarkan RPJMD yang sudah disahkan sehingga visi misi gubernur akan jalan bersama dengan aspirasi DPRD Kalsel,” tegas politisi Partai Gerindra tersebut.
Sementara itu, Sekretaris DPRD Kalteng Pajarudinnoor menyambut positif kunjungan Banggar DPRD Kalsel. Ia menilai pertukaran informasi antar lembaga legislatif di Kalimantan dapat memperkuat koordinasi sekaligus menjadi sarana berbagi pengalaman dalam pengelolaan anggaran daerah.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara Sekretariat Dewan, TAPD, dan Banggar menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, serta ketepatan waktu dalam setiap tahapan pembahasan APBD.
Melalui kolaborasi tersebut, Banggar DPRD Kalsel berharap penyusunan RAPBD 2027 semakin matang, terukur, dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah. Dengan demikian, anggaran yang disiapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Selatan. (L212)

