LANGKAR.ID, BANJARMASIN – Harga sejumlah kebutuhan pokok mulai merangkak naik. Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin menggelar pasar murah dengan menyiapkan 1.000 paket sembako bersubsidi bagi masyarakat.
Program yang digelar di Halaman Balai Kota Banjarmasin, Jumat (18/9/2026), itu menawarkan paket berisi 2 kilogram gula pasir dan 2 liter minyak goreng hanya dengan harga Rp56 ribu.
Pasar murah tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin. Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, program ini juga diarahkan untuk menjaga daya beli sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, Ignasius Rizki Perdana Salan, mengatakan pelaksanaan pasar murah merupakan bagian dari kebijakan Pemko agar anggaran Hari Jadi ke-500 memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung masyarakat.
“Seluruh anggaran kegiatan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-500 kita alihkan kepada kegiatan-kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Sesuai tugas dan fungsi kami, hari ini kami melaksanakan kegiatan pasar murah,” ujar Ignasius.
Untuk memperoleh paket subsidi tersebut, warga terlebih dahulu melakukan pendaftaran dan mendapatkan kupon. Ketentuannya, satu KTP warga Banjarmasin hanya dapat digunakan untuk memperoleh satu kupon.
Ignasius menjelaskan, harga minyak goreng dalam paket mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) sekitar Rp17 ribu per liter. Sementara harga gula pasir di pasaran bervariasi, tergantung merek, dengan kisaran Rp25 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.
Dengan adanya subsidi, dua komoditas yang menjadi kebutuhan sehari-hari tersebut dapat ditebus masyarakat dengan harga yang lebih rendah.
“Artinya, dua komoditas yang hampir selalu masuk daftar belanja dapur tersebut bisa diperoleh warga dengan harga yang telah disubsidi pemerintah,” jelasnya.
Menurut Ignasius, selisih harga tersebut cukup berarti bagi masyarakat, terutama ketika harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Penghematan dari satu kali belanja diharapkan dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga lainnya.
Manfaat pasar murah itu dirasakan langsung warga. Wati, warga Pekapuran, mengaku terbantu dengan harga paket sembako yang ditawarkan.
“Alhamdulillah membantu sekali, apalagi saat harga sembako di pasaran sudah mulai merangkak naik. Semoga kegiatan seperti ini sering dilaksanakan Pemko,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Abdul Wahid, warga Seberang Mesjid. Menurutnya, subsidi sembako dapat membantu keluarga mengurangi beban pengeluaran di tengah kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok.
“Sembako murah ini membantu, jadi bisa menghemat pengeluaran, terutama harga beras dan minyak yang saat ini melonjak naik,” ungkapnya.
Pasar murah ini pun menjadi salah satu upaya Pemko Banjarmasin memberikan bantalan bagi masyarakat ketika harga kebutuhan dapur mulai menekan pengeluaran rumah tangga. (L212)

