BerandaAdvertorialKomisi IV DPRD Kalsel Kawal Anggaran Kesehatan 2027, Fokus Turunkan Stunting dan...

Komisi IV DPRD Kalsel Kawal Anggaran Kesehatan 2027, Fokus Turunkan Stunting dan Tambah Layanan Baru

Banjarmasin – Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan mulai mengawal penyusunan anggaran kesehatan 2027 dengan menitikberatkan pada peningkatan kualitas layanan kesehatan, percepatan penurunan stunting, hingga pengembangan layanan laboratorium baru.

Komitmen tersebut dibahas dalam rapat kerja Komisi IV DPRD Kalsel bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, RSUD Ulin Banjarmasin, dan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Banjarmasin, Rabu (15/7/2026).

Rapat dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Jihan Hanifa didampingi anggota komisi. Masing-masing instansi memaparkan program prioritas, kebutuhan anggaran, serta target pelayanan yang akan dijalankan pada 2027.

Dinas Kesehatan Kalsel mengusulkan tiga fokus utama pembangunan kesehatan, yakni percepatan penurunan stunting, peningkatan mutu pelayanan kesehatan, dan pengembangan pusat pendidikan kesehatan.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga merencanakan penambahan 10 layanan baru di Laboratorium Kesehatan (Labkes) daerah. Layanan tersebut meliputi skrining bayi baru lahir, laboratorium tuberkulosis (TB), biologi molekuler, medical check-up, home service, pemeriksaan narkoba, laboratorium kimia kesehatan, kalibrasi alat kesehatan, uji profisiensi, hingga Lembaga Pemeriksa Halal (LPH).

Sementara itu, RSUD Ulin Banjarmasin mengusulkan peningkatan sarana, prasarana, dan pengadaan peralatan medis guna memperkuat pelayanan rujukan. Adapun RSGM Banjarmasin memprioritaskan pengembangan fasilitas dan peningkatan mutu layanan kesehatan gigi dan mulut bagi masyarakat.

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Jihan Hanifa menegaskan seluruh usulan program akan dikaji secara cermat agar anggaran yang disusun benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin setiap program yang diusulkan memiliki dampak langsung terhadap peningkatan pelayanan kesehatan. Karena itu, perencanaan anggaran harus disusun secara tepat, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Jihan, sinergi antara DPRD dan seluruh instansi kesehatan menjadi faktor penting untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, merata, dan mudah diakses masyarakat di Kalimantan Selatan.

Hasil pembahasan rapat ini selanjutnya akan menjadi salah satu bahan dalam proses penyusunan dan pembahasan anggaran kesehatan Tahun Anggaran 2027. (L212)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA