LANGKAR.ID, BANJARMASIN, Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) menggelar Pelatihan Bahasa Inggris bagi Pemuda Kota Banjarmasin bertema “Empowering Banua Youth for the World” di Aula Banjarmasin Culture Hub, Kamis (16/7/2026).
Mewakili Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR, Ananda mengatakan program tersebut menjadi salah satu wujud nyata pelaksanaan visi dan misi kepemimpinan Yamin–Ananda dalam mempersiapkan generasi muda yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global.
“Hari ini mewakili Pak Wali Kota Banjarmasin, kami membuka secara resmi English Language Training. Ini merupakan salah satu perwujudan visi dan misi Yamin–Ananda. Mudah-mudahan melalui pembelajaran bahasa asing ini dapat menjadi bekal bagi generasi muda Kota Banjarmasin dalam menata masa depannya,” paparnya.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi dengan Global English Kampung Pare, Kediri, yang telah berpengalaman dalam membina kemampuan bahasa Inggris generasi muda.
“Kita berharap pelatihan ini dapat dilaksanakan secara maksimal sehingga peserta memperoleh manfaat yang besar untuk pengembangan diri mereka,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Disbudporapar Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, menjelaskan bahwa proses seleksi peserta dilakukan secara bertahap untuk memastikan program diikuti oleh pemuda yang memiliki komitmen tinggi dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.
Sabil mengungkapkan, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut sangat tinggi. Dari total 243 pendaftar, sebanyak 193 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Setelah mengikuti pembelajaran awal, jumlah peserta disaring menjadi 60 orang, kemudian kembali diseleksi hingga tersisa 40 peserta yang mengikuti pelatihan lanjutan secara tatap muka.
“Dari 40 peserta tersebut nantinya akan dipilih lagi menjadi 20 peserta terbaik yang akan kami kirim langsung ke Kampung Inggris Pare melalui kerja sama dengan Global English. Seluruh pembiayaan telah menjadi bagian dari kerja sama tersebut,” jelasnya.
Sabil menyampaikan, para peserta juga berkesempatan mengikuti seleksi lanjutan di Kampung Inggris Pare untuk memperoleh berbagai program pengembangan, termasuk peluang mendapatkan beasiswa apabila memenuhi persyaratan.
Menurut Sabil, pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, tetapi juga membentuk komunitas belajar bahasa asing di Kota Banjarmasin.
“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini mereka membentuk komunitas yang dapat mengajak pemuda lainnya untuk belajar dan membiasakan penggunaan bahasa asing. Hal ini penting karena Kota Banjarmasin terus berkembang sebagai kota pariwisata yang membutuhkan sumber daya manusia yang mampu berkomunikasi dengan wisatawan maupun mitra internasional,” ujarnya.
Program ini diperuntukkan bagi pemuda berusia 16 hingga 35 tahun sesuai kategori kepemudaan. Ke depan, Disbudporapar juga berencana mengembangkan pelatihan bahasa asing lainnya, seperti bahasa Mandarin, guna menjawab kebutuhan dunia kerja, perdagangan, dan investasi.
“Untuk saat ini kami fokus menyukseskan program bahasa Inggris terlebih dahulu. Setelah selesai, para peserta juga kami harapkan menjadi penggerak komunitas bahasa asing di Kota Banjarmasin,” pungkasnya. (L212)

