LANGKAR.ID, BANJARMASIN – Kejuaraan Menembak Wali Kota Cup 2026 tak hanya menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ajang menjaring sekaligus mengasah atlet-atlet menembak yang diproyeksikan bersaing di level lebih tinggi, termasuk menghadapi Pra-Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON).
Kejuaraan yang digelar di Lapangan Tembak Pengprov Perbakin Kalimantan Selatan, Sabtu (1/8/2026), diikuti 54 atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
Mewakili Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar membuka secara resmi kejuaraan tersebut. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi melalui kompetisi yang berkelanjutan.
“Hari ini atas instruksi Bapak Wali Kota, saya membuka Kejuaraan Menembak Wali Kota Cup dalam rangka Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena olahraga menembak membutuhkan ketelitian, kecermatan, disiplin, ketenangan, bahkan konsentrasi yang sangat tinggi,” ujar Ichrom.
Ia mengaku sempat mencoba olahraga menembak dan merasakan langsung tingkat kesulitannya. Menurutnya, cabang olahraga tersebut menuntut perpaduan antara kekuatan fisik, fokus, serta pengendalian diri.
Karena itu, Ichrom berharap Pengprov Perbakin Kalimantan Selatan bersama Pengurus Kota Perbakin Banjarmasin dapat lebih rutin menggelar kejuaraan maupun program latihan agar lahir lebih banyak atlet berprestasi dari Kota Banjarmasin.
“Kami berharap kejuaraan dan pelatihan seperti ini bisa lebih sering dilaksanakan sehingga semakin banyak atlet menembak yang mampu berprestasi dan membawa nama harum Banjarmasin maupun Kalimantan Selatan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Supriyanto, menjelaskan kejuaraan mempertandingkan delapan nomor individu yang terbagi dalam kategori youth dan senior, meliputi Air Rifle Putra-Putri serta Air Pistol Putra-Putri pada jarak 10 meter.
Peserta berasal dari sejumlah daerah di Kalimantan Selatan, di antaranya Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Barito Kuala, Tanah Bumbu, Kotabaru, serta beberapa daerah lainnya dengan total 54 atlet.
Menurut Supriyanto, selain menjadi ajang kompetisi, Wali Kota Cup juga berfungsi sebagai sarana evaluasi kemampuan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi agenda besar berikutnya.
“Kejuaraan ini sekaligus menjadi ajang scoring bagi atlet-atlet Kalimantan Selatan untuk melihat kesiapan mereka. Hasilnya akan menjadi salah satu bahan evaluasi dalam menentukan atlet yang dipersiapkan menghadapi agenda selanjutnya pada akhir Agustus mendatang,” jelasnya. (L212)

