BerandaAdvertorialMuhidin Turun Tangan, Desak PLN Pusat Buka-Bukaan Soal Krisis Listrik, Target Pemadaman...

Muhidin Turun Tangan, Desak PLN Pusat Buka-Bukaan Soal Krisis Listrik, Target Pemadaman Bergilir Segera Berakhir

LANGKAR.ID, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin mengambil langkah tegas menyikapi pemadaman listrik bergilir yang masih melanda Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Ia langsung memanggil jajaran petinggi PLN Pusat untuk mempercepat pemulihan pasokan listrik sekaligus meminta penjelasan terbuka kepada masyarakat mengenai penyebab gangguan yang terjadi.

Pertemuan tersebut berlangsung di Banjarbaru, Rabu (29/7/2026), dengan menghadirkan Executive Vice President Operational Sumatera Kalimantan PLN, Saleh Siswanto, serta General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono.

Muhidin menegaskan, pemerintah provinsi tidak tinggal diam menghadapi keluhan masyarakat akibat pemadaman bergilir. Pemprov Kalsel terus mengawal proses perbaikan bersama PLN agar pasokan listrik segera kembali normal.

Ia bahkan meminta tim teknis dari PLN Pusat turun langsung ke daerah untuk memberikan penjelasan secara transparan mengenai kondisi pembangkit yang mengalami gangguan.

“Gangguan ini harus dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun informasi yang simpang siur,” tegas Muhidin.

Dalam kesempatan itu, Muhidin juga meluruskan informasi yang sempat beredar terkait pembangkit listrik bermasalah. Menurutnya, pembangkit berkapasitas 2×100 megawatt di Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, bukan milik Independent Power Producer (IPP) Murung Raya sebagaimana sempat diberitakan, melainkan milik SKS Listrik Kalimantan (SLK).

Untuk memastikan proses pemulihan berjalan sesuai rencana, Muhidin berencana meninjau langsung pembangkit listrik bersama jajaran PLN.

“Insya Allah minggu depan kita akan melakukan peninjauan ke PLTU Asam-Asam bersama jajaran PLN untuk memastikan proses perbaikan berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menjelaskan pemadaman bergilir dipicu gangguan pada tiga unit pembangkit besar yang menjadi bagian dari sistem interkoneksi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Menurutnya, PLTU SKS Listrik Kalimantan di Gunung Mas memiliki kapasitas 2×100 megawatt. Saat ini Unit 1 beroperasi normal, sedangkan Unit 2 yang mengalami gangguan ditargetkan kembali beroperasi pada 5 Agustus 2026 dengan tambahan daya 100 megawatt.

Di sisi lain, kabar baik datang dari PLTU Tanjung Power Indonesia di Kabupaten Tabalong. Unit 2 berkapasitas 100 megawatt yang sebelumnya mengalami gangguan berhasil kembali beroperasi penuh sejak 28 Juli 2026, dua hari lebih cepat dari target semula.

Selain itu, PLN juga terus melakukan pemulihan pada PLTU Asam-Asam Unit 2 dan Unit 3 di Kalimantan Selatan yang masing-masing berkapasitas 54 megawatt sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem kelistrikan.

Executive Vice President Operational Sumatera Kalimantan PLN, Saleh Siswanto, mengapresiasi perhatian Gubernur Muhidin yang terus mengawal proses pemulihan kelistrikan di Kalselteng.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi motivasi bagi PLN untuk mempercepat penyelesaian seluruh pekerjaan perbaikan pembangkit.

“Alhamdulillah, salah satu pembangkit yang sebelumnya mengalami kerusakan sudah kembali beroperasi sejak 28 Juli 2026. Kami terus bekerja keras agar unit pembangkit yang masih dalam perbaikan segera kembali beroperasi,” katanya.

PLN optimistis, setelah Unit 2 PLTU SKS Listrik Kalimantan dan PLTU Tanjung Power Indonesia beroperasi penuh, pasokan listrik akan kembali mencukupi sehingga pemadaman bergilir dapat dihentikan.

Dengan tambahan daya masing-masing 100 megawatt dari kedua pembangkit tersebut, sistem interkoneksi kelistrikan Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, hingga Kalimantan Utara diproyeksikan kembali andal dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. (L212)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA