BerandaAdvertorialKominfo Kalsel Kejar Predikat "Baik" di EPSS 2026, Tata Kelola Data Statistik...

Kominfo Kalsel Kejar Predikat “Baik” di EPSS 2026, Tata Kelola Data Statistik Diperkuat

LANGKAR.ID ,Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan membidik peningkatan predikat Indeks Penyelenggaraan Statistik (IPS) dari “cukup” menjadi “baik” dalam Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) 2026. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel pun mengoptimalkan seluruh tahapan penilaian sebagai upaya memperkuat kualitas data untuk mendukung kebijakan yang lebih akurat.

Diskominfo Kalsel mengikuti tahapan wawancara EPSS 2026 yang menjadi penilaian internal terakhir sebelum evaluasi dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS).

Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim, menegaskan EPSS bukan sekadar mengejar nilai, tetapi menjadi tolok ukur kematangan tata kelola statistik sektoral di lingkungan Pemprov Kalsel.

“Target kami bukan hanya mendapatkan indeks yang lebih baik, tetapi memastikan proses perencanaan, pengelolaan, hingga pemanfaatan data statistik sektoral semakin matang sebagai dasar penyusunan kebijakan pemerintah,” kata Muslim di Banjarbaru, Rabu (8/7/2026).

Pada evaluasi tahun ini, Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan dipilih sebagai perangkat daerah sampel dalam proses wawancara.

Menurut Muslim, kedua dinas tersebut dinilai mampu merepresentasikan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral karena menghasilkan data strategis yang menjadi dasar pelayanan publik, pengendalian inflasi, serta penyusunan berbagai kebijakan daerah.

Ia menambahkan, kualitas tata kelola statistik akan menentukan validitas, objektivitas, dan reliabilitas data yang digunakan pemerintah dalam mengambil keputusan.

“Semakin baik pengelolaan statistik sektoral, semakin akurat pula data yang menjadi dasar kebijakan pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengelolaan Data Statistik Diskominfo Kalsel, Muhammad Hidayatullah, menjelaskan EPSS dilaksanakan setiap dua tahun sebagai instrumen untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral.

Menurutnya, setelah tahapan wawancara selesai, proses berikutnya akan dilanjutkan oleh Tim Penilai Badan dari BPS.

Hidayatullah optimistis target peningkatan predikat dapat tercapai. Pasalnya, sekitar 90 persen bukti dukung yang menjadi syarat penilaian telah dipenuhi oleh Pemprov Kalsel.

“Pada EPSS 2024 kita masih berada pada predikat ‘cukup’. Tahun ini kami optimistis bisa meningkat menjadi ‘baik’ karena sebagian besar indikator telah terpenuhi,” katanya.

Penilaian EPSS 2026 sendiri mencakup 38 indikator yang tersebar dalam lima domain untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. (L212)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA